Dugaan Pemerasan Oknum LSM LARM GAK di Kecamatan Arosbaya Disoal

BANGKALAN, Detikzone.net – Oknum LSM LARM GAK inisial BH dengan modus mau melaporkan seluruh Kepala desa yang ada di Kecamatan Arosbaya hingga melakukan dugaan pemerasan kini terus disoal dan semakin memanas.

Saat ini, menurut sumber terpercaya, sebanyak 15 Kepala Desa gotong royong memberikan sejumlah uang Rp 45 Juta.

Uang sebesar itu diberikan setelah para kepala desa berembuk untuk menyikapi ancaman dari Oknum LSM inisial BH melalui forkpimcam yang ditangani langsung oleh sekcam Arosbaya.

Kepala desa setempat merasa terganggu ketenangannya dalam artian kenapa harus ada ancaman seperti itu,” ujar HN, yang menjadi sumber informasi .

HN menyampaikan, persoalan ini akan dibawa kejalur hukum mengingat perbuatan LSM pemeras tersebut sudah cacat hukum.

Tidak sepantasnya seorang Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tugasnya mulia dalam membantu masyarakat malah melakukan perbuatan tercela,” Ujar HN.

Berkenan dengan itu, Moh Hosen Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) turut berang dan  langsung menghubungi salah satu kepala Desa di kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan untuk menanyakan kebenarannya.

Kapala desa tersebut membenarkan bahwa adanya pemerasan Rp 45 juta

Iya benar, 15 Kepala Desa gotong royong masing-masing Kepala desa Rp 3 juta dan terkumpul 45 Juta,” pungkasnya.

Saat ini, Hosen langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum kabupaten Bangkalan terkait dugaan Pemerasan yang sudah jadi pebincangan panas di Kecamatan Arosbaya bahkan  Kabupaten.

Sehingga banyak unsur elemen yang mendukung untuk melaporkan Oknum LSM tersebut.

Pulbaket sudah di kantongi oleh Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) DPD Kabupaten Bangkalan,” ungkap Hosen, Ahad (14/08/2022). 

Hingga berita ini tersaji ke publik, belum ada tanggapan dari pihak Larm Gak dikarenakan nomor teleponnya sedang tidak aktif.

Tinggalkan Balasan