Tindak Lanjut Dugaan Pungli di Samsat Tanjung Raja, Nany Riana Bungkam

Ogan Ilir, Detikzone.net- Fenomena memalukan yang dilakukan oknum Samsat Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir yang diduga ingin merampok uang rakyat bermodus pungli kepada salah seorang masyarakat yang berprofesi sebagai  wartawan sangat memperihatinkan hingga kasusnya terus menggelinding ke permukaan Publik dan viral. Minggu, 30/06/2022.

Pasalnya, sampai detik ini, oknum tersebut diketahui masih bekerja di Samsat Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir tanpa ada tindakan yang tegas dari Samsat setempat.

Baca JugaDuh Memalukan! Wartawan Jadi Korban Dugaan Pungli di Samsat Tanjung Raja

Meski ada fakta buruk yang sudah menciderai kepercayaan publik, namun kenyataannya, pihak Samsat masih memakai jasanya, dan hal itu mendapat respon dari Aktivis L-KPK-N, Zainal Fattah.

Kepada wartawan saja begitu, apalagi kepada masyarakat biasa. Dan hal ini sudah sangat memalukan. Saya menduga Samsat tersebut memang pelayanannya buruk dan seperti itu,” katanya.

Ia menyinggung kebijakan dan pelayanan yang ada di Samsat Tanjung Raja. “Saya yakin oknum tersebut tidak akan bermain pungli jika memang disana bersih dari pungli. Saya pun menduga mereka kongkalikong,” jelasnya.

Saya menduga hal ini tidak hanya terjadi sekali saja, dan ini harus ada tindakan dari Satgas Saber pungli. Mana ada sih bro kerja di Samsat itu bersih?  ulasnya.

Baca Juga : Masyarakat Tanjung Raja Keluhkan Pelayanan Samsat 

Baca Juga : Dugaan Pungli Oknum Petugas Samsat Tanjung Raja, Satgas Saber Pungli Wajib Bertindak

Secara tegas, Pihaknya menyatakan,  akan melakukan upaya intensif agar Satgas Saber pungli tidak tinggal diam.

Karena cara cara seperti itu sudah sangat memalukan ditengah rencana pemerintah untuk memerangi segala bentuk pungli yanga ada di instansi manapun,” imbuhnya.

Sementara itu, Plh. Kasi Penagihan dan Pendataan Nany Riana, S.Sos kepada redaksi mengatakan bahwa akan menindak tegas.

Pastinya, Kacab kasih limit waktu sampai dengan hari ini oknum tersebut untuk menyelesaikan secara pribadi, kalau tidak Kacab akan menindak tegas dengan pemberhentian oknum tersebut,” tutur dia. Selasa, 28/06.

Kendati demikian, saat ditanya kembali oleh redaksi ihwal tindak lanjut persoalan yang memalukan itu, Plh. Kasi Penagihan dan Pendataan Nany Riana, S.Sos memilih bungkam seribu bahasa tanpa ada balasan chat WhatsApp maupun telepon yang sudah dilakukan Redaksi media ini, walaupun nomor WhatsApp-nya aktif.

Hingga berita ini dikonsumsi oleh publik, tim Investigasi media masih menelusuri fakta fakta lain seputar Samsat Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir.

 

Tinggalkan Balasan