Menuju Jurnalis Profesional, DPC KWRI Sampang Adakan Pelatihan

Foto: Wahyudi (kiri) , Angga Kurniawan (tengah) , M. Robby (kanan)

Sampang, Detikzone.net- Menuju Jurnalis Profesional, Koalisi Wartawan Rangking Indonesia ( KWRI ) Sampang adakan pelatihan kegiatan Jurnalis di Pendopo Kecamatan Ketapang Desa Ketapang Kabupaten Sampang Madura. Selasa, 28/06.

Ada dua sosok pria kharismatik yang menjadi narasumber kegiatan tersebut, yakni Ketua SMSI Kabupaten Sumenep Wahyudi dan Biro Hukum Liputan7.id Angga Kurniawan Spd, SH,MH.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Ketapang yang diwakili Zahri , Ketua DPC KWRI Sampang Abdul Kholik, Anggota DPC KWRI Sampang dan para peserta pelatihan.

Dalam kesempatan itu, Wahyudi memberikan pemahaman kepada semua Jurnalis yang tergabung di Asosiasi KWRI.

Adanya pelatihan Jurnalistik guna meningkatkan reputasi karya jurnalistik dengan metode penulisan yang baik dan benar agar wartawan lebih profesional,” katanya.

Selain itu, lanjut Wahyudi, bahwa wartawan harus memahami kode etik Jurnalistik

Sehingga dengan memahami itu, wartawan akan lebih profesional dan berkualitas,” Ucap Wahyudi Ketua SMSI.

Sementara, Angga Kurniawan menjelaskan kepada semua peserta, dalam pemahaman jurnalistik, wartawan dituntut untuk profesional.

Wartawan juga harus memahami tupoksinya. Selain itu, wartawan juga harus paham kode etik Jurnalistik dan unsur 5W+1H. Hal itu menjadi kunci utama agar karyanya lebih bagus dan berimbang.” tegasnya.

Pemahaman UU pers dan Dewan pers juga menjadi kajian dalam kegiatan tersebut, agar peserta lebih faham untuk menghindari mis komunikasi saat di lapangan.

Selain itu, peserta juga mengajukan beberapa pertanyaan.

Berikut pertanyaan yang di ajukan oleh rekan-rekan KWRI Sampang dan Wakil Ketua DPC KWRI Sampang.

1. Apa fungsi Dewan Pers dan Apa Tugasnya ?

2. Lebih Tinggi mana UU pers dan Dewan Pers ?

3. Apakah seorang wartawan itu wajib mengikuti UKW atau Terverifikasi ke Dewan pers?

4. Seperti apa wartawan yang di katakan Sah dan tidak Sah ?

Dari 4 pertanyaan yang peserta ajukan kini terjawab oleh ke 2 Narasumber dan di kemas dalam satu jawaban yang tepat sehingga kegiatan jurnalis dibuat heboh.

UU Pers gunanya hanya memantau karya seorang jurnalis dan hal tersebut sudah jelas jika dewan pers hanyalah organisasi dan dewan pers pun berada di UU pers Karna UU pers yang terbentuk lebih dahulu bukan Dewan pers dan pada dasarnya UU pers itu bersifat tunggal dan belum ada tandingannya,” ujar Angga.

Dewan Pers mempunyai fungsi mendampingi Pemerintah dalam bersama-sama membina pertumbuhan dan perkembangan pers Nasional sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Undang-undang No. 11 tahun 1966 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pers,” imbuh Angga.

Bukan hanya kode etik yang perlu di pahami , 5W1H juga harus , legalitas perusahaan juga harus terdaftar di Menkumham agar memperkuat dan menjadi wartawan yang profesional. Dan itu baru dikatakan sah.

Tak harus ikut UKW atau terdaftar di Dewan Pers ( Tidak Wajib ) , semua tergantung dari wartawannya itu pun di lakukan secara bertahap dan di katakan lebih profesional. Hal itu melainkan produk dewan pers yang jadi acuan seorang wartawan hanya UU Pers, Kode Etik dan 5W+1H.” tutup Angga

 

Tinggalkan Balasan