Ulah Kapolres Sampang, Jurnalis Tersakiti Bersiap Diri Menuju Mapolda Jawa Timur

Jatim, Detikzone.net-  Hari ini, aksi demonstrasi Jilid II akan kembali dilakukan oleh segenap Jurnalis se Jawa Timur di Mapolda Jatim.

Aksi para Jurnalis yang tersakiti tersebut lantaran pernyataan kontroversi Kapolres Sampang, AKBP Arman yang  menegaskan secara emosi bahwa tidak akan melayani wartawan yang tidak ber UKW dan media yang tidak terverifikasi ke Dewan Pers.

Pernyataan itu dilontarkan Kapolres Arman saat menggelar Audensi dengan sejumlah pewarta profesional di ruang audensi Polres setempat.

Menjadi kado yang cukup memalukan bagi institusi Polri saat menjelang HUT Bhayangkara ke 76 tahun. Tatkala ada anggotanya yang mendatangkan polemik besar dengan para Jurnalis yang notabene adalah Mitra Kepolisian Republik Indonesia.

Foto: Bung Azis bersama rekan sejawat saat dalam perjalanan menuju Mapolda Jawa Timur .

Buntut dari pernyataan itulah, kegaduhan terjadi hingga Jurnalis seantero negeri darah tinggi.

Luapan amarah Arman dalam potongan video tersebut hanya bagian kecil yang terungkap ke Publik. Kapolres Sampang emosi saat rekan rekan awak media menggelar audensi dan menanyakan beberapa hal terkait kasus. Sehingga muncullah kalimat UKW tersebut,” kata Azis kepada media ini, Kamis, 23/06/20222.

Perjuangan kami bersama rekan rekan bukan untuk kepentingan pribadi namun ingin mengembalikan Marwah Kabupaten Sampang dan Marwah Jurnalis. Doakan kami, saat ini kami sedang dalam perjalanan menuju Polda Jawa Timur,” sambung Azis.

Ihwal polemik berkepanjangan antara Kapolres Sampang vs Jurnalis bahkan aktivis tersebut juga tak luput dari perhatian sesama kuli tinta lainnya yang menjadi anggota grup WhatsApp.

Pernyataan Kapolres Sampang yang viral itu bukan statement intelektual melainkan alibi yang memojokkan dirinya sendiri, pamer kedunguan kalau tidak faham hirarki hukum. Uniknya lagi, DP mengapresiasi ketara bahwa mengambil kesempatan dalam kesempitan,” cetus bang DJ.

Aktivis senior Zainal Fattah juga turut berkomentar dan mendoakan agar aksi yang digelar di Mapolda Jatim hari ini bisa berjalan sukses.

Semoga berjalan sukses dan bisa didengar oleh Kapolda Jawa Timur. Teruslah berjuang demi Marwah Jurnalis, karena semua ini berawal dari ulah Kapolres Sampang yang memberikan pernyataan kontroversi,” tukas Zainal kepada media ini.

Aktivis kritis, H. Zainal juga meminta agar semua Jurnalis bisa bersatu untuk bisa bangkit melawan kesombongan.

Jika Kapolres Sampang tidak mengakui kesalahan, dan malah mencari pembenaran atas pernyataan dan sikapnya, patut diduga Kapolres Sampang Arman tidak siap dengan Transformasi Polri yang presisi,” tandasnya.

Hingga berita ini terbit dan dibaca publik, para Jurnalis sudah bersiap- siap menggelar aksi lanjutan ke Mapolda Jawa Timur .

Bravo Jurnalis Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan