Polres Sumenep Ringkus Tiga Budak Sabu, Dua Diantaranya Dicokok di Hotel Musdalifah

Foto: Tiga Budak narkotika jenis sabu-sabu yang berhasil diciduk Satresnarkoba Polres Sumenep, Madura.

Sumenep, Detikzone.net- Satresnarkoba Polres Sumenep yang dipimpin oleh Kasat Narkoba, AKP Taufik Hidayat S.H berhasil mengungkap kasus sabu seberat 47.55 gram. Selasa, 24/05/2022.

Tiga orang berhasil dicokok. Dua diantaranya diamankan di Hotel Musdalifah, Sumenep.

Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya mengungkapkan penangkapan bermula ketika petugas menerima informasi dari masyarakat bahwa dua orang terlapor dari Sokobanah Sampang menginap di Hotel Musdalifah 2 No.114 di Desa Babbalan Kecamatan Batuan dengan membawa sabu.

Mengetahui hal itu, petugas langsung menuju TKP dan melakukan penangkapan serta penggeledahan terhadap terlapor H,” katanya.

“Saat dilakukan penggeledahan kamar ditemukan barang bukti dibawah bantal kasur berupa 1(satu) poket plastik berisi narkotika jenis sabu, setelah ditunjukkan kepada terlapor mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas melakukan penangkapan terhadap terlapor W di sebuah warung di depan Hotel Musdalifa 2.

Hasil interogasi, sabu tersebut didapat dari M selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap M di area parkir wisata Pantai Lon Malang Desa Bira Tengah, Sokobanah, Sampang,” ungkap Kapolres.

M mengakui telah menyerahkan sabu kepada terlapor H dan W.  Selanjutnya, semua terlapor dan BB diamankan ke Satreskoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Terlapor H ( 32) asal Dusun Sumber Nyato Desa Sokobana Daya. Sementara W (32) asal Dusun Lanpao Dajah Desa Blaban Kec Batumarmar dan inisial M (29) asal Dusun Marenget Timur, Desa Bira Timur Kecamatan Sokobana,” tandas Kapolres.

Barang Bukti yang disita dari terlapor H berupa 1 poket/kantong plastik berisi narkoba jenis sabu dengan berat kotor 47,55 gram, 1 plastik klip ukuran sedang, 1 plastik warna bening, sobekan tisu warna putih, sobekan plastik warna hitam, 1 unit HP merk VIVO warna biru muda bersilikon.

Sementara, dari inisial W, 1 unit HP merk OPPO warna putih, 1 unit sepeda motor Scoopy warna abu-abu Nopol M-4358-TR dan dari M, 1 unit HP merk OPPO warna hitam bersilikon.

Akibat perbuatannya Terlapor dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara,” ungkap Kapolres Sumenep.

Tinggalkan Balasan