Ditanya Ihwal PLTD, Kades Masalima Sebut Kakaknya Jabat DPRD

H. Zainal (kiri) saat melakukan konfirmasi kepada Kades Masalima, Darus Salam di balai desa setempat terkait PLTD yang sudah dua tahun lamanya mati total hingga masyarakat meradang dengan biaya jutaan yang dikeluarkan untuk membeli Diesel secara mandiri.

Sumenep, Detikzne.net-  Pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Masalembu yang selama dua tahun lamanya mati total dan belum juga ada perbaikan hingga membuat masyarakat mengeluh membuat Lembaga KPK Nusantara DPC Sumenep, melakukan investigasi hingga upaya klarifikasi kepada Kepala Desa  Masalima, Darus Salam. Senin, 23/05/2022.

Saat dikonfirmasi di balai desa, Kades Masalima menyatakan bahwa walaupun menjabat Kades dua periode dengan periode sekarang, pihaknya tidak tahu pasti PLTD itu matinya tahun berapa.

Biar saya tanya dulu. Kata staf saya pada tahun 2019, tapi bulannya saya tidak tahu. Untuk lebih jelasnya sebaiknya tanya ke kakak saya yang menjabat DPRD yang kebetulan pulang ada di sini,” ucap Darus salam, 19/05/2022, 11.00 wib.

Baca Juga : Tak Hanya PLTD Masalembu, Aktivis Ini Sentil Kades, Infrastruktur Hingga Camat Jarang Ngantor

Menurut H. Zainal, jawaban dari Kades Darus Salam tersebut kurang tepat dan terkesan  tidak responsif  mnghadapi permasalahan desa karena  menganjurkan dirinya untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada kakaknya.

Kades masalima terkesan kurang responsif terhadap pengaduan masyarakat. Padahal saya hanya mau klarifikasi agar tahu penyebabnya apa dan solusinya apa kok bisa selama itu belum ada perbaikan, ” katanya.

Harusnya, kata Zainal,  seorang Kades  bisa menunjukkan kecintaannya kepada masyarakat melalui diskusi sehat layaknya pemimpin yang siap memberi solusi bukan malah menyebut kakaknya yang anggota DPRD Sumenep.

Kades yang satu ini aneh sekali, masak iya ketika kami menanyakan terkait PLTD, dirinya menyuruh saya bertanya lebih lanjut kepada kakaknya yang menjabat Dewan bernama Darul. Sebetulnya Kades Masalima ini Pimpinan desa atau siapa? ,” ucap H. Zainal.

Padahal, imbuh H. Zainal, Kades Masalima itu sudah terpilih selama dua Periode, namun faktanya kurang memperjuangkan aspirasi masyarakat yang sedang dilanda masalah.

Masyarakat banyak mengeluh terkait PLTD yang harus keluar uang jutaan rupiah dari kantong pribadi. Bukan berarti masyarakat mau mengemis agar Kades ini membayar Diesel yang sudah dibeli masyarakat. Namun solusinya bagaimana? Kok sepertinya enak makan, enak tidur namun masyarakat dibiarkan sengsara,” jelas Aktivis yang tak kenal kata kompromi ini.

Sebab, bagaimanapun keluh kesah masyarakat itu adalah bagian dari tanggung jawab pemimpin desa yang harus diserap aspirasinya sehingga sampai ke Pemerintah Daerah.

Tunjukkan solusinya kepada masyarakat. Karena sukses jadi Kades bukan dipilih oleh masyarakat Amerika tapi dipilih masyarakat Masalima,” ungkap dia.

Terkait insfrastruktur, Aktivis yang dikenal idealis ini menambahkan bahwa 90 persen jalan di Masalembu itu rusak.

Baca JugaDua Tahun PLTD Masalembu Mati Total, Masyarakat Mengelus Dada Terangi Secara Mandiri

“Padahal pulau Masalembu ini memiliki orang yang katanya hebat dan duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep yang di elu- elukan. Namun jalannya 90 persen rusak,” ucapnya.

Mau dibawa kemana nasib masyarakat jika seperti ini,” imbuh H. Zainal.

Pihaknya berjanji akan terus mengawal permasalah itu hingga ke puncak ikhtiarnya sebagai pegiat sosial.

Kami tidak akan main- main dalam hal ini, jika hal ini terus dibiarkan tanpa solusi dan masyarakat dibiarkan menanggung biaya sendiri dengan mengeluarkan uang jutaan ditengah Pandemi seperti ini, itu  halnya mencekik orang yang sudah sekarat. Apalagi sudah tahu sendiri perekonomian rakyat saat ini bagaimana,” tukas H Zainal.

Terakhir, H. Zainal berharap agar Pemerintah Daerah maupun pemerintah desa bisa segera menindak lanjuti hal ini lebih jauh, karena demi Marwah Kabupaten Sumenep itu sendiri.

Sumenep ini sangat kaya raya. Warga kepulauan juga punya hak untuk bahagia, untuk tenang merasakan keadilan. Apalagi di Masalembu ini punya perwakilan di DPRD Sumenep,” tandas H Zainal Minggu, 22/05/2022 malam.

Untuk meminta konfirmasi lanjutan, Detikzone.net masih kesulitan menghubungi Kades Masalima, Darus Salam, karena nomor teleponnya tidak bisa dihubungi hingga berita ini tersaji ke publik.

Detikzone akan terus mengungkap fakta fakta baru seputar Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura.

Tinggalkan Balasan