Pantai Bawean Tercemari Sampah, Guru dan Siswa Madrasah Peduli Lingkungan

  • Bagikan

Bawean, Detikzone.net- Permasalahan sampah di Bawean kian menjadi momok yang belum terselesaikan, utamanya di area pesisir pantai. Melihat kondisi itu, tidak ketinggalan berbagai kelompok yang perihatin dengan kondisi pantai yang terus menumpuk dengan sampah ini. Salah satu Lembaga Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama’ (MINU) 29 Dedawang melaksanakan dan memberikan edukasi langsung anak sejak dini, dengan “Peduli Lingkungan”. (10/5)

Melihat kondisi yang tidak elok dipandang ini mereka peduli dan melakukan kegiatan bersih-bersih pantai di Bawean tepatnya di kawasan Pantai pulau Cena, desa Telukjati Dawang, Kecamatan Tambak. Kegiatan ini dipelopori oleh Guru-guru MINU 29 Dedawang.

Harapan kami dengan kegiatan ini pihak Pemerintah merasa tersentuh, yang seharusnya mempunyai kewenangan dalam penanggulangan sampah yang ada di pesisir pantai ini, khusunya di tempa-tempat yang sering dikunjungi banyak orang seperti di Pulau Cena ini,” papar Muhaimin salah satu guru pendamping dalam kegiatannya ini, saat dikonfirmasi, Selasa (10/05/2022).

Ia menekankan, bahwa pemerintah seharusnya melakukan tindaklanjut terkait pembersihan pantai di Bawean. Supaya kealamian dan keindahan pantai yang ada tetap terjaga. Dan ketika Bawean terus dicemari dengan sampah-sampah maka keindahan Pulau Bawean jangan harap akan kelihatan indah lagi.

Dan pemerintah memang harus ada keseriusan dalam penanganan ini. Karena tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Bawean belum terfasilitasi, sehingga masyarakat kesulitan untuk membuang sampah dan ujung-ujungnya sampah menumpuk di pesisir pantai semua,” tegas Muhaimin yang juga merupakan warga dusun Dedawang, desa Tekukjati Dawang.

Dewan guru MINU 29 Dedawang juga berharap pemerintah benar-benar serius dalam melakukan penanggulangan sampah ini dengan melakukan follow up atau tindaklanjut terkait sampah yang berserakan di Pulau Bawean. Karena tidak bisa dipungkiri setiap hari masyarakat pasti akan membuang sampah.

Seumpama pemerintah tidak serius dalam penanganan sampah ini, kemungkinan teman-teman guru dan siswa-siswi akan terus melakukan kegiatan yang serupa dengan membersihkan pantai-pantai yang masih tercemari dengan sampah di sekitar Pulau Cena ini,” terangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan