Wujudkan Reformasi Birokrasi, Bupati Pamekasan Minta Tiga Komponen Bersatu dan Sehati

  • Bagikan
Foto: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat mengelar safari Ramadhan di Kecamatan Palengaan.

Pamekasan, Detikzone.net- Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam kembali bersilaturrahim dengan para ulama dan tokoh masyarakat di kantor Kecamatan Palengaan, dan kantor Kecamatan Proppo.

Pada acara yang dikemas dengan safari ramadan itu, bupati datang ke lokasi bersama Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, Dandim 0826, Letkol Inf. Ubaidillah, Ketua DPRD, Fathor Rohman, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Pada kesempatan itu juga, bupati yang akrab disapa Mas Taman tersebut memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa’, serta memberikan bantuan untuk guru ngaji, musolla, dan bantuan untuk masjid.

Tugas keamanan tugas pak kapolres dan komandan kodim, tugas pembangunan tugas pemerintah kabupaten, tugas membimbing ummat tugasnya para alim ulama,” kata Bupati Baddrut Tamam. Jum’at (15/4/2022) sore.

Baca JugaSafari Ramadhan di Pegantenan dan Pakong, Bupati Jabarkan Lima Manfaat Program Unggulan Pemkab

Baca Juga Jelang Pilkades, Kapolres Pamekasan Pimpin Giat Lat Pra Ops Mantap Praja  Ronggosukowati

Menurutnya, apabila tiga komponen ini bersatu akan menjadi kekuatan besar dalam membangun Pamekasan menjadi kabupaten yang aman, tentram, dan sejahtera sesuai keinginan bersama tanpa kegaduhan apapun.

Pihaknya menambahkan, pihaknya berkomitmen akan menyerahkan jiwa dan raganya untuk membangun Pamekasan. Karena jabatan menurutnya hanya sebatas alat pengabdian, bukan tujuan.

“Jabatan bukan segala-galanya, tetapi membela rakyat harus segala-galanya. Maka, ini yang saya sebut reformasi birokrasi,” terangnya.

Bukti keseriusan pemerintah kabupaten dalam membangun Pamekasan diimplementasikan melalui lima program prioritas. Mulai pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan reformasi birokrasi. Kelima program telah dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga : Ra Baddrut Fokus Pemulihan Ekonomi Setelah Dua Tahun Pandemi Memukul

Suami Nayla Baddrut Tamam ini juga menjelaskan, di bidang pendidikan ada program beasiswa santri dengan memberikan uang saku sebesar Rp 500 ribu perbulan, program itu telah berjalan sejak 2020 dengan jumlah ribuan santri telah merasakannya. Kemudian, beasiswa kedokteran dengan menanggung biaya kuliah hingga biaya hidup mereka. Serta fasilitasi dengan sekolah kedinasan untuk anak-anak tidak mampu di daerahnya.

“Demikian juga di bidang ekonomi telah melatih masyarakat untuk menjadi pengusaha baru dengan program wirausaha baru. Infrastruktur telah berjalan juga, dan program lainnya,” jelasnya.

Bupati berharap, masyarakat dapat memanfaatkan program pemerintah daerah tersebut demi kemajuan Pamekasan di masa yang akan datang, karena segala program yang telah dicanangkan untuk kepentingan masyarakat.

“Oleh karena itu, ayo bergandengan tangan menjaga Pamekasan tercinta ini, jaga kondusifitas, dan keamanan, apalagi menjelang pilkades. Jaga kerukunan, jangan ribut dengan tetangga. Sekali lagi, jaga kerukunan,” tukasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan