Ra Baddrut Fokus Pemulihan Ekonomi Setelah Dua Tahun Pandemi Memukul

  • Bagikan
Foto: Bupati Pamekasan, Ra Baddrut Tamam saat tampil di acara Inews Siang, Senin (11/4/2022).

Pamekasan, Derikzone.net- Pemulihan ekonomi menjadi sebuah atensi khusus dan fokus Bupati Pamekasan, Ra Baddrut Tamam, setelah dua tahun lamanya Pandemi Covid -19 memukul. Selasa, 12/04/2022.

“Strategi untuk memulihkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Pamekasan adalah dengan menggali potensi masing-masing desa melalui strategi desa tematik, dimana setiap desa harus memiliki tema,” ujar Bupati Baddrut Tamam.

Strategi tersebut diharapkan mampu menggali potensi  semua desa agar menjadi sumber ekonomi baru.

Tidak hanya itu, Bupati jebolan Pesantren ini juga mendorong terciptanya pengusaha melalui program sapu tangan biru atau sepuluh ribu pengusaha baru.

“Melalui program ini Pemkab Pamekasan memberikan pelatihan gratis, memberikan pinjaman modal dengan bunga nol persen, memberikan bantuan alat produksi, hingga fasilitasi pemasarannya, baik offline maupun online,” jelasnya.

Menurutnya, jika semua desa itu makmur, tentunya, pembangunannya juga akan berjalan sukses

“Karena fokusnya di desa, maka kita harus tahu persoalan desa. Ada potensi apa yang mau dikembangkan di desa, dan ada keinginan terpendam apa di desa, kita harus bisa menggali,” ucap Bupati pamekasan saat tampil di acara Inews Siang, Senin (11/4/2022).

Lebih jauh suami Nayla Baddrut Tamam mengurai, keinginan Pamekasan maju itu semangatnya tidak hanya dari pemkab, melainkan dari seluruh masyarakat dengan semangat sejahtera dari bawah dan berkeadilan.

“Tentu dengan demikian, setiap desa harus mampu menggali potensinya untuk dikembangkan bersama-sama,” ungkapnya .

Kata Bupati, Pamekasan memiliki potensi desa yang luar biasa, berupa batik tulis dengan kualitas tinggi. Dan berkenan dengan potensi tersebut, Pihaknya memiliki program tour gebyar batik Jawa-Bali guna mempromosikannya ke luar daerah.

“Karena orang luar masih banyak tidak tahu kalau Pamekasan itu mempunyai batik yang bagus. Termasuk kita punya program Pamekasan Fashion Weekend yang tidak ada maksud lain demi kesejahteraan masyarakat, khususnya perajin batik,” jelasnya.

Tidak berhenti disitu, lanjut Bupati, di bidang pendidikan, pihaknya mampunyai program beasiswa, mulai beasiswa santri, hingga beasiswa kedokteran untuk anak muda Pamekasan yang tidak mampu secara ekonomi agar memiliki kesempatan yang sama untuk mengejar cita-cita.

“Karena pemimpin di era revolusi industri 4.0 dan pandemi covid-19 yang melanda Indonesia menuntut pemimpin bekerja extra ordinary, out off the box, atau bekerja di luar kebiasaan agar daerahnya mampu bersaing dengan daerah lain,” tegas Bupati Pamekasan.

Sebab, lanjut dia, jika hanya bekerja biasa biasa saja, rasanya berat sekali untuk membangun perubahan.

“Kita ingin merubah top off mind tentang Pamekasan, dan itu tidak mudah,” bebernya.

Terakhir, tokoh muda inspiratif itu berharap, usaha mikro kecil menengah (UMKM) di daerahnya mampu bersaing di kancah nasional, bahkan Internasional.

“Karena, apabila masyarakat sejahtera dipastikan Pamekasan maju,” tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan