Merajut Semangat Kebudayaan, Bupati Tamam Sambut Keluarga Keraton Surakarta

Pamekasan, Derikzone.net-Merajut Semangat Kebudayaan, Bupati  Pamekasan Ra Baddrut Tamam menyambut rombongan keluarga Keraton Surakarta di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, sabtu (26/3/2022) malam.

Keluarga Keraton Surakarta juga disambut Ketua Forum Keluarga Keraton Pamekasan, Kanjeng Haryo Raden Pangeran Mas Thoriq Syakrani Atmojo Adikara, dan keluarga keraton lainnya.

Sinergitas itu dalam rangka muhibah budaya, dengan harapan terjalin kuat antara keluarga keraton Surakarta dan keluarga Keraton Pamekasan.

“Mudah-mudahan terjalin komunikasi yang kuat, tidak hanya kebudayaannya, tetapi mudah-mudahan tersambung kembali hubungan kekeluargaan Solo dengan Kabupaten Pamekasan,” kata bupati saat memberikan sambutan.

Bupati yang mendapat gelar kehormatan dari Keraton Surakarta tersebut menyampaikan, hubungan yang kuat  dimulai dari tiga hal, pertama hubungan kekerabatan dan persaudaraan, dan yang ketiga hubungan emosi antara satu dengan yang lain.

“Tetapi hubungan kekerabatan dan persaudaraan itu tidak bisa tunggal tanpa didukung dengan hubungan yang lebih dalam lagi, bisa saja bisnis, pekerjaan, dan bisa saja kebudayaan. Jika tiga komponen ini bersatu, maka memungkinkan kekerabatan antara keluarga besar keraton Yogyakarta bisa terbangun baik antara kita semua,” tandasnya.

Pihaknya menyampaikan,  saat ini sedang berikhtiar menjadikan Kabupaten Pamekasan berdaya saing dengan kabupaten maju lain di Indonesia dengan program inovatif pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Meskipun pemimpin di era distrubsi dan revolusi industri seperti sekarang mendapat tantangan yang sangat berat.

“Selamat datang di Kabupaten Pamekasan. Komitmen untuk bisa berdaya saing dimulai dari komitmen pemimpin, dilanjutkan oleh seluruh kepala dinas, dan ditransformasikan gagasan perubahan ini kepada seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Tak lupa Bupati juga menyampaikan  terima kasih kepada keluarga besar Keraton Surakarta atas komitmennya merajut kembali semangat kebudayaan sebagai pondasi berbangsa, berbudaya, dan berkehidupan di tengah-tengah masyarakat modern.

“Perlu antara Surakarta dan Pamekasan berbesanan, mudah-mudahan nanti diantara kita keluarga besar Surakarta dan Pamekasan berjodoh. Nanti bertemu tidak hanya soal kebudayaan, tetapi soal martabat kekeluargaan antar kita semua,” ucapnya disambut tawa para undangan dan keluarga Keraton Surakarta.

Menurutnya, tiga strategi ini penting untuk merajut kembali hubungan antar kedua keluarga keraton itu seiring majunya perkembangan zaman agar tradisi leluhur tidak tercerabut akibat perkembangan zaman tersebut.

“Mudah-mudahan diantara anak-anak kita nanti ada yang berjodoh,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan