Wakil Ketua MPR RI Akan Usahakan Pengadaan Sarana di Wisata Pulau Noko Bawean

  • Bagikan

Gresik, Detikzone.net – H. Jazilul Fawaid, Wakil Ketua MPR RI, saat rekreasi ke pantai Pulau Noko Gili Bawean, Kabupaten Gresik, usai melaksanakan sosialisasi 4 pilar di pulau Bawean, mengatakan dirinya dulu sering ke pulau Noko dan hari ini suasana tampak berbeda sudah banyak pohon, tapi menurutnya fasilitas belum memadai untuk para pengunjung di pantai wisata pulau Noko Gili ini.

“Saya sudah lama tidak ke pulau Noko karena memang kesibukan, dan saya waktu kecil sering main ke sini. Dan hari ini saya lihat kondisi sudah mulai rindang banyak pohon dan tumbuh-tumbuhan. Namun fasilitas kurang, artinya sarana prasarana itu masih kurang, tapi yang lebih penting lagi itu soal kebersihan”, ujar Gus Jazil, sapaan akrabnya saat diwawancara, Minggu (27/03/2022).

Seperti halnya dengan fasilitas listri yang belum ada, menurut Gus Jazil hal ini juga penting untuk memudahkan memberikan amaran ketertiban bagi para pengunjung.

“Dan juga sarana energi saya lihat listriknya belum ada. Sehingga ketika ingin memberikan pengumuman misal kepada pengunjung dan juga kalau malam ini pasti gelap”, katanya.

Ia akan mengusahakan untuk pengembangan wisata Pulau Noko Bawean dengan pengadaan fasilitas secara bertahap demi kenyamanan bagi wisatawan.

“Sekiranya nanti pihak Pemkab Gresik atau kami nantinya akan diusahakan memiliki fasilitas yang cukup dan listrik yang cukup demi kenyamanan bagi pengunjung dengan fasilitas yang layak bagi para wisatawan”, papar Gus Jazil.

“Tentu bertahap, seperti juga kebutuhan air tawar, hal ini nantinya juga bisa diambilkan melalui pipa bawah laut dari Bawean atau pulau Gili. Atau mungkin tidak perlu banyak biaya dengan menyediakan air galon dengan pemakaian yang efisien”, lanjutnya.

Menurutnya, sarana yang ada d wisata Noko Gili ini masih gratis, yang diminta mungkin hanya himbauan untuk kebersihan. Dan sementara ini yang paling penting bukan soal branding tapi pengadaan fasilitas di wisata Pulau Noko.

“Sementara ini bukan soal branding untuk pulau Noko tapi yang lebih prioritas pengadaan sarana yang memadai. Seperti kantin atau spot-spot khusus yang memang bisa dilakukan untuk hiburan bagi pengunjung. Kalau soal promosi tanggung jawab semuanya, karena orang tentu tidak hanya ke pulau Noko tapi paket wisata untuk Pulau Bawean”, pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan