Gus Jazil: PKB Adalah Kramat Yang Didirikan Para Alim Ulama

Sangkapura, Detikzone.net- H. Jazilul Fawaid, Ketua DPP PKB, dalam acara silaturahim Pengurus Ranting PKB se-Bawean, mengatakan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lahir atas gagasan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Menurutnya, yang mendirikan PKB ini adalah para alim ulama dan tidak pernah ada cacat sejarah.

“Berbeda dengan partai politik lainnya, biasanya yang mendirikan dari pengusaha, politisi murni. Tapi dari lima orang yang mendirikan PKB melalui istihara tulus dan ikhlas”, ujar Gus Jazil, sapaan akrabnya, saat menyampaikan sambutan dalam acara tersebut, yang bertempat di Madrasah MTs-MA Darussalam, Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Minggu (27/03/2022) malam.

Juga hadir dalam pertemuan ini, Bustami Hazim DPRD Gresik sekaligus Ketua PAC PKB Kecamatan Sangkapura, Ali Subhan Ketua PAC PKB Kecamatan Tambak, serta para dewan Suro PKB Kecamatan Sangkapura dan Tambak, dan seluruh pengurus ranting PKB se-Bawean.

Menurut Gus Jazil, PKB ini adalah kramat, baru lahir setahun sudah jadi presiden, yang pada waktu itu adalah Gus Dur tahun 1999.

“Bahkan pada waktu itu tidak ada satu pun lembaga survei yang menduga bahwa Gus Dur yang akan jadi presiden. Inilah kesaktian dari para alim ulama”, papar Gus Jazil, Wakil Ketua MPR RI ini.

Ia berharap kepada pengurus PKB harus menanamkan keyakinan dengan apa yang telah diperjuangkan.

“Kalau kita tidak bisa yakin apa yang diperjuangkan, maka tidak mungkin kita bisa berjuang, karena semua partai politik baik yang besar atau yang tidak semuanya sama, sama repotnya. Menjadi pejuang itu mesti sulit”, katanya.

Pihaknya, juga sering ditanya oleh pengurus ranting bahwa di ranting merupakan ujung tombak dari perjuangan. Tapi menurut Gus Jazil, di ranting tidak ada jabatan politik, mentok sebagai perangkat desa.

“Kalau diukur dengan jabatan memang, itu sebagai ujung tombak dalam pemerintahan. Tetapi kalau diukur dengan keyakinan dan kemuliaan maka ranting yang paling mulia”, menurutnya.

Disamping itu, ia juga menjelaskan apa yang diperjuangkan oleh PKB sebenarnya ada di “mabda’siasi”. Dan hal ini persis dengan “mabadi” khaira ummah’ di PBNU, dan persis dengan “maqasibus syariah”.

“Apa yang perjuangkan oleh PKB itu sama sekali tidak bertentangan dengan tujuan ‘maqasibus syariah’. Bahkan diakhir disebutnya tujuan didirikannya PKB adalah untuk melahirkan tatanan politik nasional yang berakhlakul karima”, tegas Gus Jazil.

Tinggalkan Balasan