Unit Reskrim Polsek Menganti Diduga Lepas Dua Budak Sabu dengan Mahar Rp 30 Juta

Foto: Ilustrasi

Surabaya, Detikzone.net- Sesuai dengan intruksi Kapolri Jendral Listyo Sigit bahwa akan memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Namun hal tersebut tidak dapat diimplementasikan oleh Unit Reskrim Polsek Menganti, Surabaya. Sabtu, 026/03/2022.

Pasalnya dua budak sabu yang sudah berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Menganti ada dugaan pelepasan dengan imbalan sejumlah uang atau mahar Rp juta

Menurut keterangan sumber S masih kerabat baik diduga kedua tersangka Y dan B tertangkap dijalan Mboro Menganti dirumahnya Kamis(10/3/2022).

Namun Sangat disayangkan selang 4 hari di bebaskan dari Mapolsek Menganti tepatnya pada hari Senin,(14/3/2022)

“Keluar dari Mapolsek Menganti tidak cuma-cuma mas, ada dugaan penebusan uang mas bos,” kata sumber inisial S. Rabu, 24/3/2020.

“Uang yang diduga kuat untuk membebaskan kedua tersangka biar bisa menghirup udara segar harus meyediakan mahar Rp. 30.000.000.(tiga puluh juta rupiah,” lanjut S.

Awak media mencoba memastikan informasi tersebut, menghubungi Kanit Reskrim Polsek Menganti. Aiptu Agus mengatakan, iya mas saya masih sibuk di balai Desa mau ada pemilihan.

“Kapan kita bisa ketemu besok belum bisanya hari senin gimana,” ujar Kanit Reskrim Aiptu Agus Via Selluler Jum’at(25/3/2022).

Awak media mencoba memastikan informasi yang didapat dengan menghubungi Kapolsek Menganti AKP Tatag Via Selluler.

Pihaknya membenarkan penangkapan kedua tersangka Y dan B, yang diduga pengguna narkoba.

“Iya mas benar saya terjun dilapangan menangkap para tersangka,” ujar Tatag Kamis(10/3/2022).

“Karena kedua tersangka Y dan B Kurang kuat buktinya saya lepas,” sebut AKP Tatag saat di konfirmasi awak media melalui Via Selluler Kamis,(25/3/2022).

“Keluarganya suruh nemui saya mas jangan katanya,” lanjutnya.

AKP Tatag juga meminta keluarganya agar menemuinya di balai Desa, nanti jam 4 sore karena besok dirinya sibuk.

“Keluarganya, saja mas biar ketemu aku, terus siapa yang menerima biar tidak tanya sana sini dan pingin kebenaranya,” cetus Kompol Tatag Kamis,(25/3/2022).

Sumber S juga menjelaskan bahwa semua itu ada buktinya.

“Kalau memang gak ada buktinya ngapain mas. Nunggu waktu 4 hari baru di pulangkan, saya ketemu dirumahnya pada hari Senin,( 14/3/2022) ,” jelasnya.

“Saat ini, teman saya disuruh nemui di Polsek Menganti namun tidak mau. Namanya orang sudah urusanya selesai mas,” pungkas  sumber S, Sabtu (26/3/2022).

Tinggalkan Balasan