Jangan Percaya Jika Ada Akun WA Palsu Mengatasnamakan Bupati, Itu Penipu

Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH.

Sumenep, Detikzone.net- Berbagai macam cara dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab demi meraup keuntungan privasi. Tak peduli merugikan orang lain, bahkan nama dan foto orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, SH, MH, digunakan untuk berbuat kejahatan. Astaqfirullah adzim.

Melalui akun WhatsApp (WA), oknum pelaku kejahatan memakai nama dan gambar Bupati untuk menyalurkan donasi berupa uang ke berbagai masjid dan panti asuhan.

Baca JugaBupati Sumenep Minta CPNS Tunjukkan Inovasi dan Kreasi

Akun WA palsu Bupati nomor +6289518613801, mengirim pesan menanyakan apakah benar ia terhubung dengan pengurus masjid dan mengenalkan diri selaku Bupati Sumenep serta menanyakan berbicara dengan bapak atau ibu.

Selanjutnya akun palsu Bupati ini menanyakan kepada korbannya tentang kegiatan atau pembangunan apa yang sedang dilakukan di masjid atau panti asuhannya.

Bahkan akun tersebut juga menanyakan nomor rekening masjid atau  panti asuhan.

Baca JugaBukti Bismillah Melayani, Bupati Sumenep Layani Pembeli Minyak Goreng Murah

Berkenan dengan fakta itu, Bupati Ra Achmad Fauzi mengatakaan, nama dan foto akun WhatsApp (WA)  untuk menyalurkan donasi uang kepada masjid dan panti asuhan itu bukan akun asli milik dirinya.

“Akun palsu WA itu dipergunakan untuk menghubungi korban dengan modus menyalurkan donasi berupa uang kepada masjid dan panti asuhan,” ujar Bupati Jumat (18/03/2022).

Tokoh muda inspiratif ini meminta kepada masyarakat agar berhati-hati manakala ada akun palsu WA itu mengontak ataupun mengirim pesan untuk menyalurkan donasi, karena jelas akun WA yang mengatasnamakan dirinya adalah palsu, sehingga siapapun yang mendapatkan pesannya tidak perlu dilayani.

“Masyarakat hendaknya waspada dan tidak mempercayai akun WA itu, karena  pelaku yang tidak bertangung jawab mengarah kepada unsur penipuan, jadi waspada dan berhati-hati apabila ada akun WA itu yang menghubungi mengatasnamakan dirinya selaku Bupati,” tandasnya

Tinggalkan Balasan