Terkesan Saling Lempar, Warga Desa Nepa Dibuat Bingung Carut Marutnya BPNT

Sampang, Detikzone.net- Program Pemerintah Pusat tentang Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah Kabupaten Sampang menuai kontroversial dikalangan masyarakat tidak mampu.

Pasalnya program tersebut diduga hanya dijadikan ajang korupsi yang sering kali dimanfaatkan oleh oknum penjilat dengan menghalalkan segala macam cara. Kamis,(17/03/2022).

Salah Satu Warga berinisial NH mempertanyakan, tentang bantuan BPNT, yang nama dari keluarganya terdaftar di Aplikasi DTKS.

NH ( 43 ), Warga Desa Nepa, Kecamatan Banyuates mengatakan, “Kenapa di aplikasi DTKS ketika di cek banyak yang dapat, namun fakta di lapangan tidak ada? Kemana arahnya Bantuan tersebut,” tanya dia.

Ia melanjutkan, “Kemudian ada beberapa yang dapat PKH, yang katanya kalau dapat PKH tentu dapat Bansos BPNT, tapi bantuan tersebut tidak sampai.

Terkait hal itu, pihaknya juga mempertanyakan ke pihak pendamping PKH Desa Nepa namun pihak pendamping menyuruh untuk menanyakan pada Yang memegang Wewenang, nyaitu E-Warung .

“Coba tanyakan pada E-Warung Kak,” ucap Pendamping.

NH pun kebingungan tentang bantuan BPNT karena semuanya terkesan saling lempar tanggung jawab.

Ditempat terpisah Awak Media, melakukan konfirmasi ke pihak Salah satu pengurus POS Banyauates, Lagi-lagi Pihak POS, malah mengarahkan untuk tanya langsung ke PJ Kades Nepa.

“Tanya langsung ke PJ Kades Nepa Mas, Soalnya saya juga tidak punya datanya,
Data yang saya terima berbentuk undangan dan undangan tersebut Sudah diserahkan ke pak Kades,” ungkapnya.

Via Whatsapp, awak media menghubungi, Subaidi, selaku PJ Kades, namun pihaknya tidak merespon dan hanya di red saja.

 

Tinggalkan Balasan