Peringati Harlah IPNU-IPPNU, Ini Kata Sekretaris PCNU Bawean Harapan Berkhidmat di NU

Ketua PC IPNU Bawean, Ahmad Sholeh

Gresik, Detikzone.net – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Bawean menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) IPNU ke 68 dan IPPNU ke 67 tahun. Kegiatan bertempat di Aula Pondok Pesantren An-Nashiriyah Guntung, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, dengan mengusung tema ‘Meneguhkan peran pelajar dan santri dalam memperkokoh NKRI’, Rabu (16/03/2022).

Acar dihadiri, diantanya: sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bawean Ustadz Syarifuddin, pengasuh Ponpes An-Nashiriyah Guntung Gus Fathullah, Perwakilan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Bawean, ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bawean sahabat Syafi’e, ketua PC Fatayat NU Bawean sahabat Rafi’ah, pembina dan majlis alumni IPNU-IPPNU Bawean.

“Yang perlu kita ketahui dan banggakan bagi pengurus IPNU-IPPNU, kita tidak hanya bergelut dalam keorganisasian atau menggembleng diri saja tapi kita berada di organisasi besar yakni Nahdlatul Ulama. Jadi kita menggembleng bukan untuk kepentingan kita di dunia saja tapi berkhidmat di jalur NU ini karena kita mengharap berkah dari para muassis dan semoga kita semua dapat berkumpul di akhirat nanti,” ujar Ustadz Syarifuddin, saat sambutan.

Ia juga menyampaikan, berkhidmat di NU ini semata-mata tidak hanya mengharap selamat di dunia tapi juga di akhirat.

“Jadi prinsip kita berorganisasi bukan hanya selamat di dunia tetapi dengan harapan juga selamat di akhirat,” pesannya.

Sekretaris PCNU Bawean ini berharap, agar pengurus IPNU-IPPNU Bawean usai selesai di kepengurusan tetap konsisten menjalani proses ditingkat berikutnya, seperti di Ansor, Fatayat, Muslimat dan di PCNU. Bahkan ia berharap dari majlis alumni nanti ada yang jadi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Kita semua yang hadir disini bukan hanya mesti tapi nanti wajib menjadi pengganti dan generasi pengurus-pengurus yang ada di NU saat ini. Baik itu di level GP Ansor, Muslimat, Fatayat ataupun di kepengurusan PCNU. Dan mudah-mudahan dari majlis alumni IPNU-IPPNU Bawean ada yang jadi pengurus PBNU, jangan hanya jadi pengurus cabang saja,” katanya.

Selain itu, Gus Fathullah, pengasuh Ponpes An-Nashiriyah Guntung berpesan, dalam berorganisasi ini tidak mesti banyak orang, cukup beberapa orang saja tapi konsisten. Sebagaimana ia menyampaikan kata bijak Soekarno, beri aku sepuluh pemuda akan ku goncangkan dunia.

“Pengurus PC IPNU-IPPNU Bawean jangan pernah pesimis dan patah semangat meskipun hanya sedikit orang yang aktif untuk menggerakkan organisasi. Kita percaya kata bijak Bung Karno, beri aku sepuluh pemuda maka akan ku goncangkan dunia. Sementara pengurus IPNU-IPPNU Bawean sudah lebih dari itu dan sudah lebih dari cukup jika untuk menggoncangkan Pulau Bawean,” tegas Gus Fathul, sapaan akrabnya.

Ia berterima kepada pengurus IPNU-IPPNU Bawean yang telah menempatkan acaranya di Ponpes An-Nashiriyah Guntung. Dan ia juga menyampaikan, kapanpun pengurus IPNU-IPPNU Bawean memerlukan lokasi acara bahwa di Ponpes ini selalu siap untuk menfasilitasi.

Sisi lain, ketua PC IPNU Bawean, Ahmad Sholeh, berpesan kepada pengurus yang tertera dalam struktur khususnya agar tetap konsisten dalam berkhidmat di IPNU-IPPNU. Dan pihaknya juga berharap kepada pengurus agar dalam setiap kegiatan setidaknya bisa hadir ke acara meski tidak menjadi motor penggerak di organisasi.

“Saya berharap kepada rakan dan rekanita IPNU-IPPNU Bawean senantiasa semangat dalam melaksanakan program kerja organisasi. Dan saya mohon maaf kepada para pembina dan tamu undangan pengurus PC IPNU-IPPNU Bawean hanya sedekit yang bisa hadir, dan perlu diketahui meski setingkat PC tapi hanya inilah pengurus yang aktif. Dan saya mengucapkan terimakasih kepada pengasuh Ponpes An-Nashiriyah, Gus Fathullah, yang telah menfasilitasi tempat dalam acara peringatan Harlah ini,” ungkap Sholeh.

Kegiatan juga dilaksanakan dengan memotong tumpeng. Yang mana potongan tumpeng pertama diberikan kepada Ustadz Syarifuddin selaku sekretaris PCNU Bawean, dan Gus Fathullah pengasuh Ponpes An-Nashiriyah oleh ketua PC IPNU Bawean Ahmad Sholeh. Sementara, potongan tumpeng kedua diberikan kepada perwakilan PC Muslimat NU Bawean dan kepada ketua PC Fatayat NU Bawean Ustadzah Rafi’ah oleh perwakilan PC IPPNU Bawean.

Tinggalkan Balasan