Penyidik Polres Sampang Dituntut Serius Ungkap Dugaan Sindikat Penipuan Jual Beli Mobil

Foto: Mobil Yaris warna kuning tahun 2018 yang diamankan Polres Sampang.

Sampang, Detikzone.net- Kasus Dugaan kongkalikong penipuan jual beli mobil yang dilakukan oleh Noval warga desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang sudah dalam tahap penyidikan. Minggu, 13/02/2022.

Sindikat itupun melibatkan Billy yang diduga menjadi partner Noval dalam menjali komunikasi.

Tahap penyelidikan dalam kasus tersebut dibuktikan dengan pernyataan Kasatreskrim pada saat dikonfirmasi oleh sejumlah media.

Bahkan dibenarkan oleh Kanit  Reskrim Unit I Polres Sampang ketika dikonfirmasi lanjutan.

“Untuk perkembangan masih proses penyelidikan,”ujarnya.

“Terkait perkembangan penyelidikan secara detail nanti kita kirim melalui SP2HP ke pelapor,” ungkapnya. Minggu, 13/03/2022.

Berkenan dengan kasus yang sudah melenggang viral ini, Aktivis KPK Nusantara DPC Sumenep, Zainal Fattah turut bereaksi dan mewarning Polres Sampang agar tidak main main.

“Wajib hukumnya aparat penegak hukum Polres Sampang sigap dan serius dalam mengungkap kasus ini. Jangan hanya karena terlapor  punya saudara Polwan lantas kasus ini tidak berjalan maksimal,” ujar dia pada saat dimintai tanggapannya terkait kasus viral itu.

Foto: Terduga penipuan jual beli mobil, Noval Falani, warga desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Sampang.

Lebih jauh aktivis yang sudah teruji sepak terjangnya ini mengurai bahwasanya terduga pelaku bernama Noval ini patut diduga memang ada sindikat dengan jaringan- jaringan Mafia modus jual beli Mobil.

“Jika tidak ada jaringan dan tidak ada kongkalikong tentu hal ini tidak akan terjadi,” tukasnya.

Tak sampai disitu, Aktivis berkepala plontos tersebut juga berpesan kepada oknum Polwan inisial A Polres Sampang agar tidak menjadi Polwan amatiran yang tidak mengedepankan pengayoman dan lebih menonjolkan keberpihakan kepada saudaranya yang terlibat kasus.

“Jangan hanya karena saudaranya terjerat kasus, kemudian seperti orang jualan jamu dan ngerecoki. Apalagi menyampaikan bahwa terlapor adalah saudaranya yang sudah jadi korban. Oknum Polwan seperti tidak patut dijadikan contoh,” terangnya.

Sementara, Igusty Madani, ketika dimintai tanggapannya terkait kasus yang menimpanya serta harapan kepada aparat penegak hukum, pihaknya mengatakan sudah saatnya aparat penegak hukum melibas aksi kejahatan modus seperti ini.

“Saya berharap penyidik Polres Sampang bisa bekerja maksimal dan profesional dalam mengungkap kasus ini karena tidak menutup kemungkinan ada korban korban lain dengan modus yang sama yang akan menjadi korban,” jelasnya.

Igusty menambahkan, Polisi harus bekerja ekstra untuk mengungkap kasus seperti ini, karena sudah sangat meresahkan.

“Ini sindikat penipuan yang sudah terorganisir dan sudah tersistem sebelumnya. Hal itu dibuktikan dengan pernyataan beberapa rekan rekan terhadap saya bahwa memang modus seperti itu sudah kerap kali terjadi. Ada yang tidak berani melaporkan karena shok, dan ada juga yang melaporkan namun tidak menemui titik terang,” bebernya.

Maka dari itu, lanjut dia, dengan adanya laporan seperti ini, diharapkan jadi momentum Kepolisian untuk menunjukkan taringnya sebagai Institusi pemberantas kejahatan.

“Sudah saatnya aparat penegak hukum mengungkap kasus- kasus seperti ini, jika tidak, para komplotan penjahat itu akan tertawa karena sindikat pekerjaannya aman dan terkendali,” harapnya.

Pria 36 tahun asal bumi Sumenep juga meminta aparat penegak hukum untuk tidak memandang kasus ini sebagai persoalan yang sepele.

“Kasus ini jangan jadikan hal sepele, Kepolisian harus serius dalam mengungkap fakta kasus biadab seperti ini hingga ke akar akarnya. Dan saya meminta kepada teman- teman media untuk mengawal kasus ini supaya tidak ada korban -korban lain. Selain itu, pelaporan kasus ini bisa menjadi warning untuk masyarakat agar mawas diri,” tandasnya.

Disisi lain, Kuasa Hukum, Ach. Supyadi SH, MH menandaskan, keterlibatan terlapor ( Noval, red) dalam kasus dugaan penipuan dengan cara kongkalikong tersebut cukup kuat.

“Karena keterlibatan dia, (Noval,red) cukup kuat, maka kami minta kepada  penyidik Polres Sampang  bekerja  maksimal dan profesional demi marwah Kepolisian Resor (Polres ) Sampang,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan