Kesra Gresik Gelar FGD Dalam Rangka Momentum MTQ Tahun 2022 di Bawean

Gresik, Detikzone.net- Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) kabupaten Gresik laksanakan Focus Group Discusion (FGD) dalam upaya Optimalisasi Penyusunan rencana kegiata MTQ Tingkat Kabupaten yang ke XXX dilaksanakan di pulau Bawean, bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Sangkapura.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Kesra; Hamim, ketua DPRD kab. Gresik; Moch. Abdul Qodir, Komisi IV; Bustami Hazim (Anggota fraksi PKB), Forkopincam Sangkapura, Kepala KUA, Ketua MUI dan tokoh Agama serta tokoh Masyarakat. Kamis (10/03/2022), jam 19.00 WIB.

Hamim yang juga pernah menjabat sebagai Camat Sangkapura menyampaikan bahwa; Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-30 di Bawean ini dilaksanakan dengan maksud agar terciptanya Qori-Qoriah dan Hafidz-Hafidzah yang profesional dan berprestasi.

Lebih lanjut beliau menyampaikan, ada terdapat 8 (delapan) jenis golongan yang diperlombakan di Tingkat Kabupaten Gresik dalam kegiatan ini (putra/putri), yaitu : Golongan Tartil, Golongan Anak-anak, Golongan Remaja, Golongan Dewasa, Golongan Cacat Netra, Golongan Qira’at Mujawwad Dewasa, Golongan Qira’at Murattal Dewasa dan Golongan Qira’at Murattal Remaja.

Hamim berharap agar penyelenggaraan MTQ di Bawean yang nantinya dapat dilaksanakan sebaik-baiknya mengingat kegiatan ini adalah kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten sebagai salah satu indikator keberhasilan Kabupaten Gresik dalam mendapatkan Qori-Qoriah terbaik yang akan dipersiapkan menjadi Duta Kabupaten Gresik untuk berlaga pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Semoga Kabupaten Gresik dapat meningkatkan prestasi yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Tentunya dengan dorongan dan dukungan dari semua pihak-pihak terkait baik moril maupun materil,” katanya, pungkasnya.

Dalam acara tersebut, Ketua DPRD Gresik; Moch. Abdul Qodir menyampaikan pemaparan, “Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan kegiatan MTQ di Bawean akan memberikan kontribusi terhadap perkembangan pariwisata di Bawean dengan datangnya rombongan atau kafilah dari daratan Gresik sehingga mendorong dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Kegiatan MTQ akan berdampak pada pariwisata,” paparnya.

“Menciptakan permintaan, baik permintaan konsumsi maupun permintaan investasi. Yang pada gilirannya akan menimbulkan kegiatan produksi barang dan jasa, baik barang konsumsi maupun barang modal. Dengan demikian produk dan pendapatan masyarakat dan daerah meningkatkan,” imbuhnya.

Pantauan Awak Media Detikzone.net, kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) tersebut berjalan dengan tertib dan lancar.

 

Tinggalkan Balasan