Kadinsos Pamekasan Sigap, Penyaluran BPNT Triwulan Pertama Hampir Tuntas

Foto: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bersama pejabat Pemkab saat menyalurkan bansos kepada masyarakat Pamekasan.

Pamekasan, Detikzone.net- Pada Triwulan pertama ini, sudah dipastikan, Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur hampir tuntas 100 persen.

Moch. Torsun, selaku Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, menegaskan, pihaknya bersama PT. Pos Indonesia sebagai penyalur bantuan terus melakukan pemantauan sigap dalam pelaksanaan proses pencairan di tingkat desa.

Hal itu dilakukan untuk memastikan prosedur pencairan sesuai dengan aturan,” katanya.

Pihaknya meyakini, bahkan mengklaim, prosentase pencairan bantuan di Pamekasan terbaik se Madura. Sebab, dari jumlah 100 ribu lebih keluarga penerima manfaat ( KPM ) sudah tercatat 96 persen yang sudah menerima bantuan.

“Tadi pagi saya koordinasi, belum siang ini sudah 96 persen (realisasinya, red). Empat persennya bagaimana? Pertama disabilitas yang akan didatangi ke rumah-rumah, kedua dokumen kependudukannya tidak cocok NIK dan sebagainya,” jelas Torsun. Senin (7/3/2022) siang.

Pihaknya berkewajiban membantu PT. Pos Indonesia sebagai penyalur bantuan untuk mempercepat realisasinya kepada KPM sesuai dengan perintah Kementerian Sosial RI.

Bagi KPM yang tidak bisa datang langsung kepada balai desa atau tempat yang ditentukan akan diantarkan langsung ke rumahnya,” ungkapnya.

Insyaallah kita terbaik se Madura (presentase pencairan, red), hampir tuntas. Kemensos juga telah memberikan perpanjangan waktu pencairan sampai tanggal 7 Maret. Tapi sepertinya masih ada perpanjangan lagi sampai tanggal 10, karena banyak kabupaten/kota yang belum tuntas,”imbuhnya.

Lebih jauh dirinya menerangkan, penyaluran program BPNT tahun 2022 berubah dari tahun sebelumnya, tidak lagi berbentuk barang, melainkan KPM diberikan kebebasan membeli sembako dengan bantuan uang sebesar Rp 600 ribu setiap tiga bulan.

Program sembako tahun 2022 itu beralih ke PT. Pos Indonesia untuk pembayarannya secara tunai yang sebelumnya dibayar melalui BNI, uang elentronik, digesek di warung BNI 46,” tukas dia.

Kadinsos berharap, bantuan tersebut bisa bermanfaat kepada masyarakat dengan membeli sembako sesuai ketentuan pemerintah. Sembako tersebut memiliki gizi seimbang, ada karbohidrat, protein, vitaman, dan mineral seperti program sebelumnya untuk memenuhi asupan gizi penerima.

Jadi pembeliannya langsung oleh KPM, dan membayar tunai kepada toko dimana ia beli. Tentunya membeli sesuai dengan kebutuhan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan