Peringati Isra Mi’raj, Masjid Al-Mukminun Dipadati Umat Muslim

Halsel, Detikzone.net- Umat Muslim di Desa Bahu, Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara memperingati hari besar isra mi’raj 1443 H / 2022 M, dalam Masjid Al-Muk’minun pada Senin Malam 28/02/2022.

Peristiwa Isra Miraj menjadi salah satu momen yang sangat penting. Peristiwa ini merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW ke langit ke-7, yang juga mempertemukannya dengan para nabi terdahulu.

Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab oleh umat Islam dan merupakan hari yang sangat penting dan bersejarah bagi umat islam di seluruh dunia,” Ucap Imam Masjid Al-Muk’minun Desa Bahu Engge Badrun

Walau Tanpa tema namun dalam pelaksanaan zikir dan doa untuk memperingati Isra mi’raj ini setiap tahunnya tetap dilakukan.

Kami disini setiap tahunnya walaupun dengan cara sederhana kami tetap memperingati isra mi’raj apalagi sudah masuk pada tahun 1443 Hijriah,” Jelas pak Imam

Menurutnya, Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Jarak antara kedua masjid tersebut adalah 1.239 km. Saat itu Rasullulah melakukan perjalanan dari Masjidil Haram menuju ke Masjidil Aqsa dengan menaiki Buraq yang ditemani dengan malaikat Jibril AS dan malaikat Israfil AS.

“Mi’raj merupakan perjalanan Baginda Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa menuju ke Sidratul Muntaha. Saat diperjalanan, Rasullulah diperintahkan untuk menemui para Nabi pada setiap langit, hingga lapisan ke tujuh,” jelasnya.

Beberapa Nabi yang ditemui oleh Rasullulah dari langit lapisan pertama hingga lapisan ke tujuh di antaranya Rasulullah bertemu dengan Nabi Adam AS pada langit pertama, pada langit ke dua Rasulullah bertemu dengan Nabi Isa AS dan NabI Yahya AS, langit ke tiga Rasulullah bertemu dengan Nabi Yusuf AS, langit ke empat Rasulullah bertemu dengan Nabi Idris AS,” imbuhnya.

Foto: Imam masjid Al- Muminun, desa Bahu, Engge Badrun

Ia berkisah bahwa pada langit kelima Rasulullah bertemu dengan Nabi Harun AS, langit ke enam Rasullulah bertemu dengan Nabi Musa AS dan pada langit ke tujuh Rasullulah bertemu dengan Nabi Ibrahim AS.

Setelah menemui para Nabi, Rasullulah kemudian naik ke Sidratul Muntaha untuk bertemu dengan Allah SWT,” urainya.

Kala itu, Allah SWT bertemu dengan Nabi Muhammad dan memerintahkan untuk melakukan salat kepada Rasulullah sebanyak 50 kali dalam sehari.

“Dengan banyak pertimbangan, Rasulullah yang sangat menyayangi umatnya meminta keringanan kepada Allah SWT karena jumlah tersebut dirasa terlalu banyak. Dan pada akhirnya Allah SWT menerima permintaan Nabi Muhammad SAW yang kemudian salat wajib atau salat fardu menjadi 5 waktu saja dalam sehari,” tuturnya.

Shalat 5 waktu yang diperintahkan untuk dikerjakan dalam sehari untuk Nabi Muhammad SAW dan para umatnya diantaranya adalah Salat Subuh, Zuhur, Asar, Salat Magrib dan Isya,” demikian penjelasan singkat Imam masjid Al-Muk’minun Desa Bahu mengenai kisah Isra Miraj yang merupakan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dan mendapat perintah salat.

 

Tinggalkan Balasan