Pemkab Sumenep Gelar Isra’ Mi’raj, Bupati Fauzi Pastikan Pelayanan Kilat dan Tanggap Darurat

Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH duduk sejajar dengan Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I saat menghadiri peringatan hari besar umat Muslim, Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Pemkab Sumenep, Madura Jawa Timur. Senin Pagi, 28/02/2022.

Sumenep, Detikzone.net- Dalam rangka memperingati Hari besar umat muslim, Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Sumenep gelar acara pengajian dan istiqosah bersama di Masjid Pemkab Sumenep. Senin, 28/02/2022.

Momentum peringatan perjalanan spiritual yang dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W dalam waktu satu malam saja tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep, HJ. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I, Sekda, Anggota Forkopimda, para Pimpinan OPD, Ketua TP PKK Kab. Sumenep Nia Kurnia Fauzi, KH. Musyfiq Madhim pengasuh pondok pesantren Al-Karawi, dan ratusan pejabat dan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura.

Namun tentunya, kegiatan keagamaan itu menerapkan protokol kesehatan ketat, karena masih dalam keadaaan Pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya, orang nomor Wahid di Bumi keraton Sumenep, Achmad Fauzi SH, MH meminta segenap hadirin untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas maunah, Hidayah dan kasih sayangnyalah semata semuanya bisa menghadiri acara Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1443 H.

Sholawat dan salam mudah mudahan tetap tercurahkan keharibaan junjungan Baginda Rasulullah Sayidina Muhammad Bin Abdillah juga keluarga dan sahabatnya pemimpin umat manusia dari zaman jahiliah menuju alam keislaman yang seperti kita rasakan bersama,” tutur Achmad Fauzi SH MH.

Baca JugaPantau Penerapan Layanan HomPIMPA, Bupati Sumenep Turun Langsung ke Puskesmas

Baca Juga : Berdasarkan Data yang Tercatat, Vaksinasi Lansia di Sumenep Hampir Mencapai 90 Persen

Atas nama pemerintah Kabupaten Sumenep pihaknya menyampaikan terima kasihnya kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara.

Semoga terus Istiqomah dalam memperjuangkan ajaran Rasulullah SAW,” doanya.

Menurut Bupati, Peristiwa Isra’ Mi’raj menyimpan hikmah yang sangat penting dalam sejarah peradaban Islam, karena peristiwa peristiwa tersebut mengandung banyak pelajaran, pemikiran dan perenungan guna meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Tidak hanya itu, peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke Sidratul Muntaha juga menjadi inspirasi ilmu pengetahuan dan teknologi luar angkasa yang mampu merubah peradaban dunia. Peradaban yang mengandalkan ketepatan dan kecepatan,” jelas Bupati mengisahkan perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi  Muhammad SAW disela sela kegiatannya di Masjid Pemkab Sumenep.

Baca JugaKirim 23 Atlet Renang Antar Pelajar Se-Indonesia, Kadisdik Sumenep : Juara Itu Target

Baca JugaJumat Mubarok, Sekda Sumenep Pimpin Kegiatan Pemkab Peduli Bencana

Tokoh inspiratif ini kembali menegaskan bahwa korelasi Isra’ Mi’raj dengan abdi dan pelayan masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiratkan hal penting yang bisa diambil hikmahnya melalui konsepsi membaca arah perkembangan dan kemajuan teknologi digital yang berkembang sangat cepat.

Karena dunia saat ini adalah dunia kecepatan. Apa yang terjadi di dunia saat ini dapat diketahui saat ini juga dengan teknologi informasi,” tegas Bupati.

Suami tercinta Nia Kurnia Fauzi ini meminta, sebagai Abdi negara dan pelayan masyarakat dituntut untuk bisa membaca arah perkembangan dan kemajuan yang diinginkan oleh masyarakat.  Karena pelayanan yang diinginkan masyarakat saat ini adalah pelayanan yang mengandalkan kecepatan dan pelayanan yang berbasis harian harus menjadi pelayanan berbasis menit.

Oleh sebab itu, Dalam merespon pelayanan berbasis kecepatan tersebut, Pemkab Sumenep telah meluncurkan program darurat 112. Panggilan darurat tersebut meliputi Layanan Ambulance Gawat Darurat, penanganan kebakaran, penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas, penanganan kejadian tindak kriminal seperti pembunuhan, pencurian dengan kekerasan dan penanganan tindak pidana lainnya yakni penanganan kejadian terorisme dan kekerasan dalam rumah tangga,” ungkapnya.

Dengan penuh wibawa, Bupati menambahkan, dalam layanan darurat 112 tersebut, masyarakat dimudahkan dengan waktu yang tidak terbatas karena layanan tersebut beroperasi selama 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu.

Masyarakat juga bisa mengaksesnya dari semua operator telepon. Baik Handphone maupun telepon rumah dan bebas biaya. Dengan menggunakan cara ini diharapkan bisa mencegah kejadian yang lebih parah atau mencegah jatuhnya korban lebih banyak lagi. Sehingga akan banyak nyawa yang bisa terselamatkan dalam kejadian,” imbuhnya.

Selain itu, kata Bupati melanjutkan, Pemkab Sumenep sudah meluncurkan penggunaan aplikasi Hompimpa untuk pelayanan puskesmas, baik untuk rawat jalan maupun rawat inap secara real time di Puskesmas Daratan maupun Puskesmas kepulauan.

Adanya aplikasi Hompimpa diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan di semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Sumenep, karena biar bagaimanapun Puskesmas harus menjadi pusat kesehatan bagi masyarakat, karena tugas Puskesamas seyogyanya adalah melayani orang agar cepat sehat,” tukas Bupati Sumenep.

Tidak hanya itu, Bupati dengan sederet prestasi ini kembali menguraikan bahwa terkait pelayanan KIR, Pemkab juga sudah meluncurkan Uji KIR Online.

Karena dengan uji KIR online ini pembayaran biaya uji KIR oleh pelanggan atau masyarakat dapat dilakukan secara non tunai melalui nomor virtual account Bank Jatim dan beberapa cara pembayaran lainnya. Semua pembayaran tersebut akan terintegrasi langsung ke Rekening Kas Umum Daerah Pemerintah Kabupaten Sumenep di Bank Jatim,” jelasnya.

Sebab, menurut Bupati, dengan adanya transaksi non tunai ini, maka transaksi keuangan lebih aman, akuntabel serta praktis

Selain itu, untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan juga sudah dilakukan peluncuran aplikasi Samsat Bunda di Kabupaten Sumenep. Samsat Bunda merupakan proses pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui badan usaha milik desa yang telah terdaftar sebagai agen Laku Pandai Bank Jatim,” tuturnya

Jika masyarakat sudah mendapat pelayanan publik tingkat desa, tidak usah membayar BPKB melalui Samsat Setempat dan cukup melalui Bumdes.

Nantinya Bumdes akan mendapatkan sharing profit, sehingga diharapkan Bumdes dapat Berdikari, atau menghasilkan pendapatan asli desa sendiri,” terangnya 

Berkaitan dengan itu, Bupati menandaskan, melalui momentum peringatan Isra’ Mi’raj pihaknya menyampaikan terima kasihnya kepada segenap anggota Forkopimda Sumenep, Sekretaris Daerah, dan seluruh Pimpinan OPD, para kepala Bagian, para Camat, pimpinan BUMD dan Para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep serta semua elemen masyarakat.

Terima kasih yang tak terhingga atas dukungan satu tahun kepemimpinan saya dan Wakil Bupati sejak kami dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 yang lalu. Karena tanpa dukungan dari berbagai pihak,kepemimpinan kamitidak akan bisa berjalan dengan baik,” tegas Bupati.

Oleh karena itu, pihaknya selalu membutuhkan dukungan dari semua elemen masyarakat dalam menjalankan program dan kegiatan yang sudah tersusun dan terencana dalam dokumen rencana kerja pemerintah Daerah ( RKPD) maupun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD) Kabupaten Sumenep.

Semua konsep perencanaan tersebut disusun untuk mendukung dan mewujudkan kemajuan Kabupaten Sumenep yang lebih baik,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan