Hadapi Revolusi Industri 4.0, Bupati Tamam Tegaskan Pelayanan Cepat dan Tepat Jadi Harga Mati

Foto: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam

Kami sudah melakukan langkah -langkah strategis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di era revolusi industri, kendati saat ini masih bersamaan dengan pandemi covid-19 yang berkepanjangan,” ujar Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Baca Juga : Berbesar Hatilah Pelaku UMKM, Karena Pemkab Pamekasan Sediakan Rp15 M Untuk Modal Usaha

Baca Juga : Bupati Pamekasan Berharap Spirit Isra’ Mi’raj Dapat Menumbuhkan Kerja Hebat dan Inovatif

Dengan tegas, tokoh inspiratif jebolan Pesantren ini menuturkan, di era saat ini sangat membutuhkan layanan cepat dan tepat, karena hal itulah yang dibutuhkan masyarakat.

Walaupun begitu, langkah tersebut harus diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang memadai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

Cepat, tepat. Kenapa cepat ini menjadi sesuatu yang harus dilakukan oleh kita? Karena sekarang cepat menjadi indikator, orang yang lambat, ya pasti tidak bisa bersaing dengan kabupaten/daerah yang cepat,” ungkap Mas Tamam, minggu (27/2/2022).

Baca JugaBismillah Berharap Berkah, DPC Bara Nusa Pamekasan Gelar Santunan Yatim

Baca JugaDinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pamekasan Akan Fasilitasi Tempat Representatif Untuk PKL

Bupati kembali mengungkapkan, beberapa instansi non pemerintahan sudah memberikan pelayanan cepat agar konsumennya tidak kecewa. Bahkan, perusahaan media menawarkan kecepatan tersebut supaya pembaca menjadi yang pertama atas informasi atau peristiwa yang terjadi.

Oleh sebab itu, beasiswa pendidikan kepada beberapa aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya meningkatkan SDM menghadapi era yang membutuhkan kecepatan dan kreatifitas tinggi tersebut,” tegas Bupati Baddrut Tamam.

Kata Mas Tamam, sapaan karib sang Bupati, ada 10 aparatur sipil yang ia sekolahkan ke Unair untuk ikut tugas belajar.

“Karena pemimpin yang hebat tanpa dibantu oleh aparatur hebat ya akan lambat. Sebaliknya, aparatur yang hebat tetapi pemimpinnya tidak hebat akan mengalami kesulitan,” katanya.

Pemimpin dengan sederet prestasi ini menandaskan, sebagian ASN juga sedang mengikuti diklat dan investasi ilmu pengetahuan lainnya agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.

Kendati demikian, di era distrubsi ini terkadang kinerja positif justru dimaknasi negatif.

Semangatnya untuk memiliki pemahaman berkebaruan tentang situasi kekinian, karena pemerintah ini harus menyatu betul, tumbuh, hidup bersama rakyat dan untuk kepentingan rakyat demi memberikan kemaslahatan dan bekerja untuk rakyat,” tandas Bupati Baddrut Tamam.

Tinggalkan Balasan