Warga Tanjung Raja Mengeluh, Harga Minyak Goreng Naik Drastis

Ogan Ilir, Detikzone.net -Kebijakan Pemerintah menyeragamkan harga minyak goreng yang sempat mengalami lonjakan harga tinggi menjadi Rp14.000/kg dalam satu minggu terakhir, ternyata belum sepenuhnya dilakukan oleh pedagang di tingkat pasar, toko juga warung.

Warga masih membeli dengan harga tinggi mencapai Rp.24.000 per kilogram di pasar-pasar tradisional bahkan di tingkat warungan bahkan harganya mencapai Rp.48.000 per 2 kilogram.

Hal ini disampaikan salah seorang Pembeli di Pasar Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir.

Hendri yang mengaku sulit mendapatkan minyak goreng di Pasar juga ritail modern yang dikunjunginya, kalaupun membeli di toko atau warung, harganya dirasakan masih sangat tinggi.

Jadi kita kecewa, subsidi yang dikatakan Rp14.000/kg itu tidak ada. Kita cari ke Alfamaret kosong, Indomaret kosong dan ke warung-warung malah ada yang harga Rp.24.000 per kilogram,” ungkapnya kepada Detikzone.net. Selasa (22/2/22).

Hendri yang Ibunya mempunyai usaha jual makanan ini pun mengaku bingung dengan kebijakan pemerintah menurunkan harga minyak goreng 14 ribu rupiah yang tidak diikuti dengan ketersediaan barang di pasaran dengan harga sesuai.” Keluhnya.

Sementara ditempat terpisah, saat dihubungi di sela- sela Paripurna Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Husnul Anam, mendesak agar Pemerintah serta Aparat penegak hukum untuk segera melakukan langkah – langkah nyata sebagai upaya mengatasi kelangkahan minyak goreng.

Langkah – langkah yang dimaksud yakni melakukan Sidak, baik terhadap tokoh – tokoh besar maupun pengepul atau penampung minyak goreng yang ada di perkampungan.

Dia juga mendesak aparat penegak hukum, jika memang ada tokoh atau oknum yang melakukan penimbunan terhadap minyak goreng agar dilakukan tindakan refresif atau sanksi tegas untuk memberi efek jera.

Tinggalkan Balasan