Safari Pembentukan IKDT, DR. Iksan Subur Isi kegiatan dengan Kuliah Kampong

Foto: Anggota IKDT Halmahera Selatan.

Halsel, Detikzone.net-  Ikatan Komunitas Desa Togale (IKDT) kembali menggelar pembentukan IKDT Tingkat Desa yang di isi dengan kuliah kampong oleh Ketua Umum Dr. Iksan Subur Karamaha.

Dalam kuliah umum tersebut, Dr. Iksan Subur mengatakan bahwa kuliah kampong ini sangat bermanfaat bagi anak anak milenial dan keluarga di tingkat desa, karena akan menambah gagasan dan wawasan pemikiran untuk menjadi komunitas desa-desa togale yang senyum dan cerdas.

Pembentukan IKDT di desa Tawa adalah yang kedua dan yang ketiga akan dilaksanakan di desa Songa, kecamatan Bacan Timur tengah pada hari Senin 22/02/2022 malam.

Pembentukan IKDT desa dan Kuliah Kampong ini merupakan misi besar dari organisasi IKDT tingkat Kabupaten setelah melihat eksistensi komunitas desa-desa togale yang mulai redup dari sisi nilai-nilai kebersamaan dan cara pandang dalam membangun desa.

Secara partisipatif, di sela-sela kuliah kampong itu, Ketum IKDT memberikan ukuran-ukuran konsep tentang motivasi dalam membangun desa atau desa membangun dengan merubah status kemajuan desa itu yang meliputi, bagaimana desa belum berkembang harus naik kelas menjadi desa berkembang, dan desa berkembang harus naik kelas menjadi desa maju serta untuk mencapai desa yang paripurna adalah desanya harus mencapai posisi tertinggi yang namanya desa mandiri.

Pembentukan IKDT desa Tawa yang diisi dengan kegiatan kuliah kampong dengan Tema : Membangun Desa atau Desa Membangun.

Tema yang mengandung diksi dengan kata yang sama namun penempatan posisi yang berbeda menjadi menarik dalam diskusi kuliah kampong itu.

Ketum sedikit menggurui Peserta kuliah kampong mana yang benar posisi diksinya, “Apakah diksi desa membangun atau diksi membangun desa,” ucap Kadis Perhubungan ini sambil tertawa dalam kuliah itu.

Karena pembentukan IKDT dan Kuliah Kampong ini menjadi Misi utama organisasi, maka safari ini akan dilakukan secara terus menerus sampai menyeluruh pada 88 desa Togale di kabupaten Halmahera selatan.

Safari pembentukan IKDT dan Kuliah kampong ini juga merupakan salah satu potret dalam mengukur imun dan performa organisasi dalam melihat secara langsung tentang kondisi covid 19 dengan varian baru saat ini yang terjadi di setiap komunitas desa-desa togale. IKDT Desa juga harus menjadi garda terdepan dalam membantu penanganan covid 19 di desanya,” ucapnya lagi

Foto: Ketua Umum IKDT Kabupaten Halmahera Dr. Iksan Subur Karamaha, M. Si

Selain itu pula, dalam kuliah kampong ini ketum menyentil tentang pemilihan kepala desa serentak tahap satu yang dilaksanakan pada tahun 2022 ini yang menekankan pada sosok pemimpin desa. Karena membangun desa atau desa membangun sangat tergantung pada sosok pemimpin desa itu sendiri.

Penekanan ini seiring dengan program IKDT tentang Kaderisasi dan pengembangan SDM Togale di desa,” Pungkas Iksan.

Ditengah kuliah kampong, ketua umum memberikan semangat kepada anak-anak muda togale dan keluarga di desa Tawa bahwa untuk menjadi pemimpin di desa tidak terlalu wajib untuk memiliki pendidikan yang tinggi, cukup dengan pendidikan SMP dan SMA, tetapi yang bersangkutan memiliki wawasan pemikiran dan pengalaman yang cukup, karena dalam peraturan desa mengisyaratkan demikian untuk mengikutin pemilihan kepala desa.

Cukup dengan ijazah SMP. Maka dari itu Kuliah Kampung menjadi instrumen dalam sarana untuk menggenjot dan meningkatkan wawasan dan gagasan untuk anak-anak muda dan keluarga di desa.

Sehingga menjadi alasan mendasar IKDT memiliki program Kuliah Kampung adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada indikator lamanya sekolah di halsel, bahwa masyarakat kabupaten Halmahera selatan menempuh pendidikan hanya pada usia 7 tahun saja atau sebatas pendidikan SMP.

Ini artinya di setiap desa-desa dalam wilayah kabupaten Halmahera selatan termasuk desa-desa yang berkomunitas togale terdapat mayoritas pendidikan masyarakat hanya di tingkat SD dan SMP.

Dengan capaian pendidikan formal yang ditempu seperti ini harus diberikan penguatan kapasitas pengetahuan secara non formal melalui kuliah kampong. Kata Ketum IKDT dalam mengakhiri kuliahnya pada malam itu,” Tutup Iksan Subur

Tinggalkan Balasan