Suami Selingkuh dengan Wanita Lain Hingga Berkas Penting Dibawa Kabur, Istri Lapor Polisi

Foto: Korban

Kupang, Detikzone.net- Membangun sebuah rumah tangga ternyata tak semuda membalik telapak tangan. Apalagi kalau kedua sejoli tidak pernah saling terbuka dalam urusan keuangan.

Hal ini dialami oleh kedua pasangan yakni, Andreas Taneo (AT) dan istrinya yang berinisial (MB). Kedua pasangan ini mulai membangun sebuah rumah tangga sejak tahun 2011 hingga 2021 dan dikaruniai dua orang anak laki-laki.

Dengan berjalannya waktu, AT diketahui menjalin hubungan asmara dengan perempuan idaman lain. Melihat hal ini, MB langsung mempertanyakan terkait kejelasan dengan perempuan idaman itu, namun AT mengelak dan tidak mengakui perbuatannya.

Percekcokan mulut yang tak kunjung selesai, maka AT mulai meninggalkan kos yang selama ini tinggal bersama dengan MB dan kedua anaknya.

Ketika ditinggalkan AT, ia (MB) memilih pulang ke kampung halamannya di Desa Honuk, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, pada pertengahan tahun 2021 untuk tinggal bersama orangtuanya.

Foto: Suami Korban

Namun ketika MB pulang kembali ke Kupang, berkas-berkas penting berupa ijazah SD, SMP, SMA, Kartu Keluarga, Surat Baptis, Akta Kelahiran, Surat Sidi, dan pakainnya sudah dibawa oleh AT, hingga sampai saat ini belum diketahui keberadaan barang-barang tersebut.

Berbagai cara sudah dilakukan oleh MB untuk meminta dikembalikan berkas-berkasnya, mulai dari komunikasi secara langsung hingga via telepon seluler dengan AT dan keluarganya di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten TTS, namun hasilnya nihil. AT tetap tidak mau menyerahkannya begitu saja dan seolah-olah tidak ada beban.

Persoalan ini, dinilai dirugikan oleh AT, maka MB langsung bergegas ke SPKT Polresta Kupang Kota untuk melaporkan kejadian tersebut pada Kamis, 17 Februari 2022 sekira pukul 10:00 Wita.

Hal ini disampaikan oleh MB ketika ditemui media ini di Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT pada Kamis, 17 Februari 2022, sekira pukul 21:00 Wita.

“Awalnya ada perselisihan dalam rumah tangga terkait tidak dinafkahinya bersama kedua buah hatinya dan juga hubungan asmara dengan perempuan idaman lain,” kisah MB.

Saya menilai, ini cara untuk menghambat masa depan saya,”ujarnya.

“Biar ko lu susah mau lapor kemana, silahkan dan ijazah tetap di tangan saya,”terang MB mengeja perkataan AT.

Mulai dari itu saya ajukan laporan ke polisi,”imbuhnya menutup percakapan.

Ketika disinggung mengenai berkas pentingnya apabila dikembalikan oleh AT dengan syarat kembali membangun hubungan rumah tangga seperti awalnya, MB mengaku tidak akan menerimanya kembali karena selama ini AT tidak pernah jujur dan mengakuinya sebagai istri yang sah secara adat dihadapan orang lain.

Hal serupa disampaikan oleh saudara kandung MB, Selvius Bani bahwa ia akan terus bersama MB untuk mengawal kasus ini sampai ada kejelasan hukum.

Kasus ini kami serahkan dan percayakan semuanya kepada pihak keamanan Polresta Kupang Kota untuk menanganinya sampai selesai,”katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Polresta Kupang Kota belum berhasil dikonfirmasi.

 

Tinggalkan Balasan