Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas, Mas Tamam Serahkan Sertifikat dan Insentif Kepada 93 GTT dan PTT

Foto: Bupati Pamekasan ketika menyerahkan sertifikat secara simbolis.

Pamekasan, Detikzone.net- Bupati Pamekasan menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 93 Guru tidak tetap ( GTT ) dan pegawai tidak tetap (PTT) Tahun 2022.

Penyerahan tersebut dilaksanakan di mendhapa Agung Ronggosukowati. Selasa (15/2/2022).

“Sebagai bentuk apresiasi kepada guru non honorer di Pamekasan yang terus berjuang tanpa lelah dimasa pandemi Covid-19,” ujar Bupati Pamekasan saat sambutan.

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Pamekasan mengungkapkan tentang metode pembelajaran waktu pendemi COVID 19 dan sebelum Pandemi COVID-19.

Metode belajar sebelum Pandemi dan sesudahvoandemi sangat jauh berbeda. Dimana sebelum pandemi, dunia pendidikan tidaklah mengenal KBM daring (media online) namun pada masa pandemi saat ini sudah mengenal dan menerapkan KBM daring dalam upaya mencegah COVID-19,” ujar Bupati Pamekasan didepan 93 guru tidak tetap.

Pihaknya mengatakan bahwa sebelumnya, semua masyarakat tidak bisa membayangkan perubahan sebuah era yang secara tiba-tiba.

Kita ini dihadapkan pada situasi yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan. 5 tahun yang lalu masih belum banyak anak anak kita semua bahkan kita sendiri tidak mengenal apa itu zoom meeting, namun tiba- tiba sekarang sangat akrab dengan media tersebut,”katanya.

Suami Nayla Badrut Tamam  juga berpesan kepada GTT dan PTT agar tenaga pendidik terus mengobarkan semangat dalam mendidik siswa dan siswi.

Bersemangatlah, jangan main-main dengan pendidikan. Karena masa depan pendidikan ditentukan oleh kita. Dan semua guru harus punya komitmen untuk bisa mendorong bagaimana melahirkan siswa-siswi hebat, yang berpondasikan akhlak serta menjunjung cita-cita tinggi,” jelasnya.

Bupati visioner itu berkeyakinan masa depan Kabupaten Pamekasan akan lebih cerah

IsyaAllah perwajahan Kabupaten ini akan menjadi luar biasa,” tandasnya.

Sementara itu, Akhmad Zaini selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan juga menambahkan,  program penyerahan sertifikat GTT dan penyerahan secara simbolis GTT/PTT tahun 2022 guna meningkatkan kesejahteraan pendidik dan tenaga Pendidikan.

“Ini adalah langkah Bupati dalam percepatan sertifikasi tanpa pungutan,” ujar Akhmat Zaini

Dalam Insentif yang diperoleh GTT sebesar Rp 600.000 perbulan melalui APBD di tahun 2022. Dan sertifikat yang diberikan kepada GTT dan PTT untuk mendapatkan tunjangan profesi guru.

Tidak hanya itu, Pemkab Pamekasan memberikan insentif pada guru honorer tetap, pagawai tidak tetap(PTT) dan tenaga honorer kategori 2 (k2). Yakni, guru kelas SD sebanyak 500 guru, GTT pendidikan agama islam (PAI) sebanyak 275, penjaga sekolah 260 dan PJOK sedikitnya 75 orang.

Guru tersebut mendapatkan insentif bulanan sebanyak Rp 600.000, sedangkan guru K2 mendapatkan insentif dalam perbulan Rp. 1.000.000,” jelasnya.

Dengan adanya komitmen Pemkab Pamekasan diharapkan memiliki korelasi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di kabupaten Pamekasan.

Penulis: Mamang- RoniEditor: Adimuddin

Tinggalkan Balasan