Kompak, Bupati dan Wabup Sampang Hadiri Proses Pemasangan Paku Bumi JLS

Foto: Pemasangan Paku Bumi pertama di Jalan Lingkar Utara, Sampang.

Sampang, Detikzone.net- Bupati Sampang H. Slamet Junaidi Dan wabub H. Abdullah Hidayat juga Bersama para Staf hadiri Pemasangan Paku Bumi Pertama pada Bangunan Jalan Lingkar Selatan ( JLS ) Di Desa Pangongsean Sampang. Senin, 14/02/2022.

Pemasangan Letak paku Bumi Pertama juga dihadiri ulama Setempat, dan alhamdulillah Berjalan Lancar tanpa ada Hambatan apapun.

Dengan memakai 2 Kontraktor yang terpilih menjadi Tender dalam Proyek Pemasangan Paku Bumi ini yakni , PT. Dua Putri Kedaton dan PT. Asri Karya Lestari, 2 Kontraktor ini akan Berkolaborasi untuk melakukan Pekerjaan Proyek ( JLS ), Agar semuanya Cepat terealisasi sesuai dengan Target Waktu yang di Tentukan oleh Pemerintah Provinsi, dengan Berpatokan Konsep awal yakni 2022 Harus rampung.

Semua yang kita lakukan ini adalah awal Membangun Pengembangan Kota Sampang ini lebih baik dan lebih luar biasa karena dari SDA dan SDM
pun harus Seimbang,” ujar Bupati.

Lebih jauh Abah Idi, Sapaan karib Bupati bumi bahari Sampang tersebut mengurai bahwa selain dari pengembangan kota proyek JLS tersebut juga  untuk memberi bermanfaat bagi masyarakat.

“Maka dari itu kita berkomitmen bagaimana program lingkar selatan ini secepatnya terealisasi di tahun 2020 kemaren dan kita sudah menyelesaikan pembebasannya,”tukasnya.

“Di Tahun 2021 akhir, kita sudah di kontrak dan kita mencari anggaran bagaimana ( JLS ) berjalan dengan baik Karena anggaran proyek ini begitu besar kurang lebih 200 M,” jelasnya .

Setelah menyampaikan hal terkait program ( JLS ) tersebut, Bupati Sampang pun sontak menyampaikan program Besar kabupaten Sampang berikutnya. Program tersebut adalah Jalan Lintas Selatan (JLS).

” Jalan lintas selatan Ini saya serpang dulu, saya ganti ” Jalan Lintas Selatan Madura ” anggaran pun tidak kalah besar dengan yang sekarang sekitar 1.4 triliun dan pembebasan yang sudah terselesaikan di tahun 2020. Mudah-mudahan apa yang kita rencanakan ini bisa di bantu oleh pemerintah pusat yang sumbernya dari APBN,” tuturnya.

Kebijakan semua saya serahkan ke pusat, dan saya sudah bersurat terkait hal ini yang meliputi , Ke PRESIDEN , KEMENTERIAN PUPR , SESKAP dan KUMENKYU Semoga ada tanggapan dari semuanya.” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan