Tampojung Pregih Bangkit dan Maju Dengan Adanya Literasi Perpustakaan Desa

Pamekasan, Detikzone.net-Desa Tampojung Pregih, Bangkit bersama pemuda-pemuda Desa yang cerdas dan kreatif. Dengan adanya perpusdes (Perpustakaan Desa)  agar anak-anak Desa bisa meluangkan waktunya untuk berdedikasi, berdiskusi, dan belajar bersama-sama guna meningkatkan kecerdasan yang dimiliki oleh pemuda Desa.

Perpusdes juga menampung semua hasil kreasi masyarakat Desa Tampojong Pregi.

Taufiq, S.Pd.I, MM, selaku inisiator Perpusdes, memberikan pencerahan dan arahan terhadap pemuda-pemudi Desa bagaimana kita sebagai generasi bangsa bisa bangkit dan maju.

Walaupun kita pemuda Desa, namun harus punya cita-cita yang bersar dan harus kreatif dalam membangun Desa, agar bisa bersaing seperti pemuda kota, tanpa Desa yang maju kota itu tidak akan berkembang dan maju,” katanya.

Taufiq menambahkan, ke depan, penguatan literasi melalui perpustakaan Desa semakin dibutuhkan eksistensinya.

Misi Perpustakaan desa salah satunya adalah untuk meningkatkan literasi masyarakat guna memberdayakan masyarakat yang lebih berkualitas,” tuturnya.

Kata dia, Ketika setiap bagian masyarakat memiliki kemampuan literasi informasi, maka akan banyak keuntungan yang dapat mereka peroleh untuk kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya itu, keterampilan literasi juga dibutuhkan dalam lapangan kerja. Hal terpenting dalam keterampilan literasi informasi adalah pembelajaran seumur hidup,” imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, keterampilan literasi harus dimiliki oleh masyarakat, dari masyarakat kelas atas sampai masyarakat kelas bawah.

Sementara itu,sebagai Kepala Desa Tampojong Pregih, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mengatakan bahwa Budaya literasi memang perlu dilestarikan.

Dari itu pihaknya memilih memulai cara itu dengan membangun perpustakaan Desa Bina Bangsa. Hal tersebut diharap mampu membawa potensi Desa Tampojung Pregih , khususnya dari aspek sumber daya manusia (SDM).

“Saat ini, pengembangan perpustakaan di desa mendapat angin segar melalui terbitnya Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Dana Desa untuk Tahun 2022,” tukasnya.

Dalam peraturan tersebut, lanjut dia, desa dapat menggunakan Dana Desa untuk pembangunan gedung perpustakaan, pengadaan koleksi, dan pengelolaan perpustakaan melalui layanan yang diberikan oleh perpustakaan desa. Mengingat pentingnya peran perpustakaan desa/kelurahan, diharapkan dapat berkembang secara merata di seluruh Indonesia.

Khususnya anak-anak muda-mudi Desa Tampojung Pregih di sini, tidak terkecuali pemuda Pantura. Mari bangkit dan maju dengan adanya literasi Perpustakaan Desa, InsyaAllah kita pasti bisa,”ungkap Yanto.

Tinggalkan Balasan