Padukan Kerangka Pemikiran Dalam Pemerintahan, Bupati Tamam Tekankan Tiga Poin

Foto: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam pada saat sesi foto ketika melakukan kunjungan ke kantor Bappeda dan BPKPD

Pamekasan, Detikzone.net- Baddrut Tamam kembali mendatangi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat. Senin (7/2/2022).

Kali ini, bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut mengunjungi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) untuk memberikan pemahaman tentang rencana kontrak kinerja.

Bupati mengunjungi Bappeda yang terletak di Jalan Jokotole sebelum akhirnya mengunjungi kantor BPKPD di Jalan Stadion didampingi Sekretaris Daerah, Totok Hartono, serta dua asisten, yaitu Sigit Priyono dan Nurul Widiastuti.

Saya berkeliling mulai kemarin ke beberapa OPD untuk menyampaikan pentingnya satu padu dalam kerangka pemikiran Pemerintah Kabupaten Pamekasan,” ujar Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Lebih jauh Bupati  menyampaikan tiga poin utama saat kunjungan kepada beberapa OPD.

Pertama pentingnya kekompakan.

Kedua ketaatan terhadap pimpinan.

Dan yang ketiga adalah kontrak kinerja antara bupati dengan OPD yang rencana akan dilaksanakan pada pertengahan Februari 2022.

Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini menegaskan, kekompakan dan soliditas dalam sebuah organisasi merupakan hal penting untuk melaksanakan tugas yang telah dirancang bersama. Karena kebaikan yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kejahatan yang terorganisir.

Kita ini harus patuh terhadap pimpinan, karena tidak patuh terhadap pimpinan tersebut adalah bentuk pengkhianatan,” tegasnya.

Bupati sengaja melaksanakan kontrak kinerja dengan setiap OPD agar para aparatur sipil negara (ASN) bersama-sama mensukseskan program dengan semangat fastabiqul khairot atau berlomba-lomba dalam kebaikan.

Sehingga nanti bukan soal suka tidak suka, tetapi soal kerja atau tidak kerja. Karena bedanya kita dengan karyawan non pemerintahan, kita ini disumpah atas nama agama, negara, rakyat dan lain-lain. Kita ini mempunyai tanggungjawab yang berat,” tandasnya.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini melanjutkan, pihaknya mempunyai tekad kuat membangun Pamekasan menjadi kabupaten yang berdaya saing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia. Sehingga program yang telah dirancang bersama harus berjalan sesuai target, tentu dengan kekompakan dan soliditas.

Cucu KH. Djufri Marzuki Sumber Batu Blumbungan tersebut menyampaikan, para aparatur sipil negara harus berpikir tentang kontribusi kepada bangsa dan negara, karena negara telah membayar lunas dengan gaji dan tunjungan yang diterimanya setiap bulan.

Makanya, tanyakan kepada hati nurani kita, apa yang telah kita berikan kepada bangsa dan negara. Oleh karena itu, ayo kita kompak, solid, dan taat kepada pimpinan agar rencana kerja kita terlaksana dengan baik,” tutup mantan aktivis PMII tersebut.

Tinggalkan Balasan