Dies Natalis Ke 75 Tahun HMI Komisariat Bawean

Foto: Ilham Syifa' , Orator ilmiah salam acara Dies Natalis HMI

Bawean, Detikzone.net- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memasuki usia 75 tahun pada 5 Februari 2022. Usia yang dinilai menunjukkan kematangan sebuah organisasi.

Hari Ulang Tahun Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI adalah hari terbentuknya organisasi mahasiswa Islam di Indonesia.

Organisasi HMI didirikan di DI Yogyakarta pada 5 Februari 1947 bertepatan dengan tanggal 14 Rabiul Awal 1366 Hijriyah.

Maka, setiap tanggal 5 Februari 2022 diperingati sebagai HUT HMI atau biasa disebut Milad HMI dan juga Dies Natalis HMI.

Tak ketinggalan pada hari Sabtu 05 Pebruari 2022, Milad ( Dies Natalis ) HMI ke-75 dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Komisariat Bawean di Aula Hotel Miranda yang terletak di desa Sawahmulya, kecamatan Sangkapura.

Milad HMI ke-75 tahun 2022 ini, bertemakan “Arah Baru HMI: Berdaya Bersama Menuju Indonesia Emas 2045”.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Bawean, Mohammad Baharuddin mengajak anggota HMI dari mulai tingkat yang paling rendah hingga tingkat teratas dalam hal ini untuk bisa mengawal arah baru HMI yang tertuang dalam tema Dies Natalis HMI ke 75

Dalam perayaan Dies Natalis Ke 75, HMI Komisariat Bawean juga memberikan santunan terhadap 30 anak yatim dari desa yang terdekat, berupa alat tulis dan bantuan uang tunai.

Perwakilan paguyuban KAHMI Bawean, Mohammad Muhet dalam sambutannya berharap Kader HMI harus tetap tampil sebagai agen of change dengan konsisten dalam sikap kritis yang konstruktif. Dan juga mengharapkan Kader HMI tidak perlu menghabiskan energi dengan dinamika internal tetapi berupaya berkonstribusi aktif, baik pemikiran maupun tindakan nyata untuk kemajuan bangsa.

Mohammad Muhet memaparkan sebagai Organisasi Mahasiswa Islam terbesar, HMI memiliki posisi tawar yang tinggi. Potensi ini patut untuk dikelolah demi membawa kemanfaatan bagi organisasi khususnya dan bangsa pada umumnya, tegasnya

Ilham syifa sebagai orator ilmiah dalam acara Dies Natalis HMI berharap, “kader HMI tetap berada di jalur kritis, namun tetap konstruktif. Kader HMI diharapkan hadir menjawab tantangan era saat ini”.

Milad berusia 75 tahun, HMI telah menjadi organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia, setiap kadernya diandalkan untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan untuk pembangunan Indonesia,” kata Ilham Syifa’ dalam keterangannya.

Lebih lanjut Ilham Syifa’ berharap kader HMI sebaiknya dapat menempatkan kader-kadernya untuk mengaktualisasikan potensi masing-masing dalam membangun negara ini, baik kader yang berada di Eksekutif, Legeslatif, Yudikatif serta sebagai Pengusaha dalam era reformasi ini.

Tantangan ke depan para kader HMI bukan hanya bisa bernostalgia di beberapa bidang tersebut namun lebih pada bagaiman HMI memberi kontribusi sebuah pemikiran, karena musuh HMI sudah bukan penjajahan dan pemerintah orde lama namun bagaiman HMI bisa mengisi pemerintahan saat ini dan memberdayakan kadernya bersama masyarakat untuk keluar dari krisis ekonomi dan krisis moral,” jelasnya.

HMI ke depan dituntut melakukan kaderisasi. Bagaimana kader-kader HMI bisa mencetak lapangan kerja karena situasi pemerintahan saat ini dalam keadaan krisis ekonomi, diharapkan kader-kader HMI bisa menjawab tantangan situasi saat ini dengan melakukan kaderisasi. Sesuai dengan harapan; “Terbinanya insan akademis pencipta pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di Ridhai Allah SWT,” tutup Ilham Syifa’ .

Tinggalkan Balasan