Janjikan Promosi Jabatan, Ini Pesan Bupati Pamekasan Kepada Kepala Sekolah

Foto: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam ketika memberikan sambutan .

Pamekasan, Detikzone.net- Bupati  Baddrut Tamam mengajak para kepala sekolah di wilayah kepemimpinannya untuk serius mengabdikan diri terhadap dunia pendidikan demi generasi Indonesia masa depan.

Bupati menyampaikan, kepala sekolah harus mampu menciptakan atmosfer sekolah yang konstruktif, inovatif agar lembaga pendidikan benar-benar menjadi lingkungan yang edukatif.

“Mudah-mudahan menjadi kepala sekolah yang inovatif, kepala sekolah yang menciptakan atmosfer konstruktif, positif, dan syukur kepada siswa-siswa kita,” ujar Bupati Pamekasan, Baddrut Taman saat pelantikan kepala sekolah di Mandhapa Aghung Ronggosukowati beberapa waktu lalu.

Orang nomor Wahid di bumi pesantren itu menyarankan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Akhmad Zaini agar melakukan kontrak kerja dengan para kepala sekolah di bawah naungannya. Yakni sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya.

“Bisa saja nanti pak Kadisdik kontrak juga dong dengan kepala sekolah, kontrak kinerja bahwa saya di sekolah ini akan melakukan inovasi di sini, dan akan selesaikan di bulan ini, tahun ini,” tutur Bupati.

Baca JugaSekolah Tahfidz Al-Mubarok Nyalabu Daya Pamekasan: Dari Buta Huruf Sampai Mahir Baca

Baca Juga Demi Kontrak Kerja Efektif, Bupati Pamekasan Datangi Diskop UKM dan Disperindag

Suami Nayla Baddut Tamam ini berjanji, kepala sekolah yang inovatif akan diberikan reward sebagai motivasi kepada kepala sekolah lain agar berlomba lomba dalam memajukan sekolah yang dipimpinnya. Sebaliknya, kepala sekolah yang tidak inovatif akan mendapatkan sanksi sosial dengan sendirinya.

“Bagi yang inovatif dan top harus promosi, kira-kira kalau sudah nilainya top, bagus, sampean pilih pindah kemana untuk semakin bagus, kalau tidak bisa inovatif ya catat sendiri,” janjinya.

Dirinya berani terang-terangan menyampaikan janji tersebut karena untuk menempati posisi tertentu di lingkungan Pemkab Pamekasan dipastikan tidak ada jual beli jabatan. Melainkan atas dasar kinerja, kreatifitas, dan inovasi yang ditunjukkan oleh aparatur sipil negara (ASN).

“Kenapa saya berani menyampaikan itu, karena posisi itu sudah tidak berbayar, kalau berbayar lidah ini kaku. Pendidikan ini bagian dari prioritas yang akan kita laksanakan, atau nanti tahun 2022 yang berprestasi kita sekolahkan lagi misalnya, bisa begitu nanti,” tegasnya.

Bupati juga meminta Disdikbud Pamekasan mencatat setiap kinerja kepala sekolah, baik yang inovatif ataupun sebaliknya demi kemajuan pendidikan di masa yang akan datang. Karena pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) masa depan.

“Tugasnya pak kadis selanjutnya, dicatat dan laporkan ke kita. Ini bagus, ini top, nanti harus ada penghargaan yang diberikan oleh kita. Ayo kita dorong pendidikan yang berkemajuan,” ajak Bupati seraya memotivasi.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan