Kemenag Halsel Gelar Rakoor Pengisian Aplikasi Raport Digital Madrasah

Foto: Kasi pendidikan Islam Kemenag Halsel, Husain Jafar

LABUHA , Detikzone.netKementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara melalui program pendidikan islam, pagi tadi menggelar rapat koordinasi sekaligus pendampingan pengisian aplikasi raport digital madrasah (RDM) .

Kegiatan yang berlangsung di ruang FKUB kemenag Halsel tersebut dibuka langsung Kakankemenag Halsel Drs. La Sengka La Dadu dengan didampingi Kasubag TU, Jauhar Tawari. Kasi Pendidikan Islam, Husain Jafar beserta jajaran lainnya

Usai dibuka, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pengantar materi RDM yang dibawakan Kabid pendidikan Islam Kanwil Kemenag Malut, Abdurahman M. Ali.

Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 09.00 WIT dengan peserta diantaranya para kepala madrasah serta operator yang ada di MTS dan MI dilingkup Kemenag Halsel

Kasi pendidikan Islam kemenang halsel Husain Jafar terkait hal ini mengatakan kegiatan rakor bertujuan melakukan pembinaan para kepala sekolah dan guru di setiap Madrasah

“Seperti amanat Dirjen pendidikan islam bahwa kondisi saat ini kita memasuki era 4.0 untuk itu diharapkan semua kepala sekolah serta guru di wilayah kementerian agama supaya dapat melaksanakan tugasnya terlebih melalui digital sistem” kata Husain. Rabu, (26/01)

Dirinya berharap kepala sekolah dan guru-guru dalam menginput data raport bisa menggunakan aplikasi RDM.

Sementara itu Kabid pendidikan islam Kanwil kemenag Malut, Abdurahman M. Ali menuturkan tujuan dari rakor antara lain untuk mengevaluasi seluruh kegiatan pada tahun 2021. kemudian ditindak lanjuti pada tahun 2022 terkait dengan aplikasi raport digital madrasah sekaligus penguatan kompetensi guru di era digital.

“Dengan perkembangan jaman menuju era 4.0 ini kita harapkan seluruh guru di jajaran kementerian agama provinsi maluku utara dapat menyesuaikan era ini guna mengimplementasikan penggunaan IT di tingkat madrasah sehingga sekolah negeri maupun swasta tidak ketinggalan jaman dengan perkembangan digital saat ini,” ucapnya.

Menurutnya lagi guru perlu dituntut untuk dapat menguasai digital seperti di era 4.0.

“Kurang lebih 200 sekolah MTS, MI baik yang negeri dan swasta yang ada di halsel ini baru empat puluh persen yang dapat melaksanakan tugasnya melalui digital,” jelas dia.

Abdurahman bilang kondisi era digital seperti sekarang ini sekolah membutuhkan akses internet untuk dapat memanfaatkan dunia IT.

“Kami juga berharap dukungan dari pemerintah dalam penyediaan internet untuk kemajuan pendidikan di era digital menuju 4.0” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan pendampingan pengisian aplikasi RDM direncanakan bakal berlangsung selama dua hari.

Tinggalkan Balasan