Dukung Produk UMKM Layak Ekspor, TP-PKK Talango Sambangi Rumah Rajut ARONTE

Foto: Perwakilan Pemdes dan TP PKK desa Talango bersama Owner Rumah Rajut ARONTE, ibu Suryani dan Kasi Trantib Kecamatan, Riyadi Yulifani

SUMENEP, Detikzone.net- Dalam upaya membangkitkan perekonomian masyarakat dan menggalakkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM) , TP-PKK desa Talango bersama pemdes setempat dan Pihak Kecamatan mendatangi rumah produksi Tas Rajut ARONTE yang beralamat di Jl. Asta Yusuf, RT 02 RW 02, Dusun Sakola’an, Desa Talango, Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep. Senin, 24/01/2022.

Camat Talango, Yudi Nursukma Diyanto, S.STP, M.M melalui Kasi Trantib, Riyadi Yulifani menjelaskan bahwa demi mendukung potensi desa yang ada di pulau Nirwana, desa Talango Pihak kecamatan dan Pemdes setempat selalu bersinergi untuk menggerakkan potensi yang ada.

“Hadirnya kami di rumah Rajut Aronte ini sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas masyarakat di sini. Kerena produk UMKM ini layak dipasarkan tidak hanya di lokal saja namun layak ekspor,”  jelasnya.

Kasi Trantib yang baru menjabat ini juga menambahkan, dirinya akan mendukung penuh setiap keterampilan masyarakat yang bisa membangkitkan perekonomian desa.

“Pada saat Pandemi seperti ini, banyak masyarakat yang membutuhkan sebuah pekerjaan, oleh sebab itu, dengan adanya UMKM ini, kami dari pihak kecamatan dan Pemdes Talango sangat mengapresiasi owner dan pencetus Rumah tas Rajut Aronte ini,” pungkasnya.

Lebih jauh, Kasi Trantib Kecamatan Talango itu menjelaskan, Tim PKK kecamatan memang mewanti wanti kepada TP PKK desa, agar menggerakkan potensi UMKM yang ada di desa maupun pelosok.

“Selain itu, harapan dari Rumah Rajut Aronte dan TP PKK desa adalah mengharapkan bimbingan secara khusus dan bimbingan -bimbingan yang sekiranya potensi desa bisa lebih inovatif dan berkembang sehingga bisa lebih dikenal,” ungkap dia kepada Detikzone.

Sementara itu, kepada tim Eksklusif Detikzone.net, Owner Rumah Rajut Aronte, berkisah bahwa motivasi mendirikan Rumah Rajut tersebut dari dorongan hati untuk mengembangkan sebuah kreativitas yang didapat ketika menimba ilmu di PP Al – Amin Prenduen.

“Di Pondok Al-Amin itu kan ada pelatihan merajut mas, jadi setelah saya keluar dari Al-Amin sekitar tahun 2002, baru saya bisa mengembangkan keahlian saya proses demi proses hingga saat ini,” jelasnya.

Sebelum fokus mendirikan Rumah Rajut, Ibu Suryani mengabdi dan mengajar di MTS Sayyid Yusuf Selama 6 Tahun.

“Setelah berhenti mengajar di MTS Sayyid Yusuf, baru saya fokus mendirikan Rumah Rajut pada Tahun 2018,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya siap memberikan pelatihan gratis bagi masyarakat yang ingin kursus di Rumah Rajut Aronte demi memberikan keterampilan dan usaha untuk masyarakat agar mengangkat perekonomian.

“Saya buka kursus gratis bagi masyarakat yang ingin mempunyai keterampilan. Jika memang punya niat untuk berkembang insyallah dalam waktu 1 bulan sudah bisa mempunyai keterampilan yang bisa diterapkan nantinya untuk membuka usaha.,” ucapnya.

Sejauh ini, kata Ibu dua anak ini melanjutkan, anak didiknya sudah mencapai 15 orang, “Selain menggerakkan motivasi belajar, saya juga memberikan motivasi agar nantinya bisa berkembang dengan keterampilan yang sudah didapatkan,” tukas Istri dari Agus Salim Faradilla ini.

Ketika ditanya sejauh mana pemasaran yang sudah dilakukan, ia menjelaskan bahwa masih sebatas pemasaran Online malui FB, Whatshap dan IG.

“Pemasarannya masih melalui FB, WhatsApp dan IG mas, kita amsih mempelajari bagaimana caranya agar bisa dipasarkan lebih meluas. Termasuk mempelajari bagaimana caranya bergabung dengan Shoppie,” jelasnya.

Disinggung lamanya proses pengerjaan untuk 1 produk Tas Rajut, wanita murah senyum ini bertutur bahwa membutuhkan waktu antara 2 hari hingga 1 minggu.

” Kalau proses pembuatan, tergantung tingkat kesulitan dan besar kecilnya produk mas. Namun untuk harganya bervariatif dari harga Rp 40.000- Rp 500.000,” tuturnya.

Owner Rumah Aronte berharap agar ada tangan ajaib yang bisa memberikan Suplay modal untuk produk UMKM yang dia pelopori didesanya, semua itu agar manfaat buat masyarakat bisa dirasakan.

Pihaknya juga bercita cita untuk mengurangi pengangguran yang ada di desanya, jika Produk UMKM tersebut sudah menggema di pelosok negeri hingga ke Mancanegara.

“Saya dengan suami bercita- cita untuk membuat Rumah Rajut Aronte produk UMKM ini bisa dikenal dimana – mana, sehingga kemaslahatannya bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar adalah dan bisa mengurangi pengangguran- pengangguran yang ada,” tukas dia.

“Kami juga berharap kepada Pemerintah Daerah agar UMKM ini mendapatkan suntikan bantuan demi meningkatkam perekonomian desa,” tutupnya.

Ditempat yang sama, perwakilan ketua TIM Pelaksana PKK, Yanti juga berujar, pihaknya akan terus menjalin sinergi dengan pelaku UMKM di desa Talango.

“TIM Pelaksana PKK desa dan Kecamatan Talango terus menjalin hubungan yang baik dengan Rumah Rajut Aronte untuk memasarkan produk unggulan desa. Selain itu, kita semua juga giat menggerakkan masyarakat agar mengikuti pelatihan kreatif ini supaya bisa bermanfaat dan menjadi ladang pengasilan,” tandasnya.

Terakhir, pihak perwakilan desa juga menambahkan, sebagai keseriusan pemerintah desa dan Kecamatan, program kiat membangkitkan produk UMKM selalu digalakkan untuk menunjang perekonomian.

“Saat ini, kami juga memberdayakan  Bioflok budidaya udang, Keramba Apung khusus ikan kerapu dan itu bekerja sama dengan kelompok nelayan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan