Desa Nyalabu Daya Perkenalkan Tematik Desa

Ket Foto: Pemerintah Desa Nyalabu Daya Bersama BPD

Pamekasan, Detikzone.net. Pemerintah Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan mempromosikan Tematik Desa pada hari Jum’at/21/01/22.

Pagelaran acara yang bertempat di Balai Desa ini dihadiri oleh Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT, Bidan Desa dan Kader PKK serta disaksikan langsung oleh Bapak Sekcam bersama tim yang hadir pada acara tersebut.

Pengenalan Tematik Desa merupakan salah satu upaya mensukseskan program yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan, dimana setiap desa harus mempunyai tema guna menjadi ciri khas masing-masing desa, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bapak Bupati Pamekasan, “One Village, One Product”.

Baca JugaPro Kontra Pilkades, Bupati Pamekasan Tampung Aspirasi Musyawarahkan Solusi

Baca JugaPelaksanaan Pilkades Pamekasan Lahirkan Silang Pendapat, Bupati Ajak Massa Dialog Terbuka

Baca Juga : Jalin Kerjasama Dengan Icon Plus, Ini Harapan Bupati Pamekasan

Muhammad Juhri, S. Pd, Kepala Desa Nyalabu Daya memaparkan sangat bergairah dengan program yang dibawa oleh Mas Tamam, sapaan akrab bapak Bupati Pamekasan.

“Kami menyambut dengan hati gembira dengan adanya program Desa Tematik ini, terhitung mulai detik ini desa Nyalabu Daya mengangkat tema : 1001 Dapur, dengan jargon yang kami bawa, rasa bintang lima dan harga kaki lima.” Tuturnya.

Desa yang bergerak di bidang UMKM tersebut kedepannya diharapkan menjadi motor penggerak untuk merangsang masyarakat sekitar agar senantiasa hidup mandiri, kreatif dan inovatif sehingga ekonomi masyarakat kian meningkat.

Baca Juga : Bupati Tamam Sampaikan Wejangan Kepada 26 ASN Calon Penerima Beasiswa S2

Baca Juga : Saatnya Unjuk Gigi, KWRI Sampang Gelar Safari Jurnalistik di SMK Nurul Yakin

Baca JugaMasifkan Promosi, Gebyar Batik Pamekasan Akan Digelar di Enam Daerah Strategis

Moh. Suhdiyanto, Sekretaris Desa Nyalabu Daya berharap, mudah-mudahan masyarakat desa Nyalabu Daya terus aktif dan kreatif agar bisa bersaing di dunia modern.

“Selain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa, kegiatan ini juga untuk merubah pola pikir masyarakat dari membangun desa ke desa membangun, sebagaimana yang diharapkan pemerintah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan