PJ Kades Dinilai Nihil Kinerja dan Tak Kompeten, Warga Tobaih Barat Datangi DPMD Sampang

Foto: Kadis DPMD Kab. Sampang menyambut baik kedatangan beberapa warga di kantornya.

Sampang, Detikzone.net- PJ Kepala Desa Tobaih Barat dinilai nihil kinerja dan tak berkompeten, sejumlah warga dari desa Tobaih Barat, Kecamatan Sokobanah mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura. Senin, /01/2022.

Sebagai warga Kabupaten Sampang yang punya hak untuk menyampaikan aspirasi, kedatangannya langsung disambut baik dan ramah oleh Kepala Dinas Drs.Chalilurachman, M.Si.

Di dalam ruangan yang menjadi tempat Kepala Dinas bertugas mengemban amanah negara, Salah satu warga yang bernama Moh. Said Mulyadi menyampaikan keluhan dan beberapa tuntutan.

“Sebagai warga, kami merasa keberatan atas pengangkatan PJ Kepala Desa Tobai Barat karena PJ Kades Tobai Barat selama diangkat atau dikeluarkannya SK belum pernah masuk pada waktu jam kerja kedinasan,” katanya.

Baca Juga : Hisbul Wathan, Titik Suryati dan Ramli Disebut Sebagai Jin Hitam Pemkab Penuh Skandal

Baca Juga : Demo Akbar Akan Kembali Menggelegar di Pemkab Sumenep, ARM: Jangan Harap Mereka Tidur Nyenyak

Baca Juga : Hingga Demo Jilid III, Bupati Sumenep Masih Belum Menampilkan Batang Hidungnya

Baca Juga : Orator Aksi Sebut Bupati Sumenep Setan dan Ramli Setan

Tidak hanya itu, kata dia berkeluh, PJ Kepala Desa Tobai Barat juga bukan putra desa, yang mana tidak akan pernah tahu menahu tentang situasi dan kondisi desa Tobai Barat.

“Oleh sebab itu, Pengangkatan PJ terkesan formalitas dan struktural, karena kewenangan masih di kepala desa sebelumnya,” jelasnya.

Moh. Said Mulyadi juga menguraikan tuntutan lebih lanjut :

-Ketika dibutuhkan, rakyat  harus ke Kecamatan dengan tidak memikirkan kemaslahatan rakyat.

-Tersendatnya pelayanan umum karena PJ tidak stand by di Desa Tobai barat.

-Pengangkatan PJ bertentangan dengan undang-undang ITE ‘keterbukaan publik’.

-Didalam PJ masih ada PJ, dengan Menugaskan orang lain.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DPMD Kab. Sampang Drs. Chalilurrachman, M.Si menjelaskan bahwa pelayanan seorang PJ seperti halnya yang menyangkut tanda tangan tidak harus oleh PJ itu sendiri, yang penting pelayanan tetap berjalan.

“Pelayanan itu tidak harus oleh PJ Mas, Kalau itu hanya menyangkut pelayanan seperti halnya tanda tangan itu bisa diwakili,” jelas Kadis DPMD Drs. Chalilurrahman.

Lebih jauh Drs. Chalilurrahman menegaskan bahwa pihaknya akan menelusuri kebenaran terkait ketidak aktifannya PJ Kades dan dirinya juga  akan berkoordinasi dengan Camat setempat jika memang dalam seminggu hanya dua kali saja masuk kantor.

“Saya akan menghubungi Bapak Camat disana, akan menanyakan langsung kepada beliau, apa benar adanya PJ tersebut jarang masuk Kantor,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan