Berbaur dan Tidak Merasa Lebih Besar, Bupati Tamam Tunjukkan Keteladanan di Acara PWI

Foto: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bantu Pemasangan Banner acara konferensi VII Persatuan Wartawan Indonesia.

Pamekasan, Detikzone.net- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tunjukkan keteladanan sikap saat menghadiri acara konferensi VII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan agenda laporan pertanggung jawaban pengurus PWI periode 2018-2022.

Acara tersebut sekaligus pemilihan ketua periode 2022-2025 dan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus baru oleh Ketua PWI Jawa Timur di Ball Room Azana Hotel, Jalan Jokotole, Pamekasan. Sabtu (15/1/2022).

Usai acara konferensi, dua petugas hotel langsung mengganti banner yang menjadi backround acara tersebut dengan banner pelantikan. Sementara para peserta dan undangan beristirahat menikmati hidangan yang telah disiapkan pihak hotel.

Baca Juga : Masifkan Promosi, Gebyar Batik Pamekasan Akan Digelar di Enam Daerah Strategis

Baca Juga : Pemkab Sumenep Perkosa Hak Rakyat, Pengadilan Rakyat Matanair Akan Kembali Unjuk Rasa

Baca Juga : Bupati Akan Bagikan Doorprize Motor Hingga Kulkas Bagi Peserta Vaksin di Pamekasan

Bupati Pamekasan yang menghadiri acara tersebut tiba-tiba berdiri dan berjalan menuju panggung dimana petugas hotel sedang memasang banner pelantikan tersebut. Bupati kemudian membantunya dengan memegang pojok banner serta membantu merapikannya.

Praktis, tindakan Bupati Pamekasan tersebut banyak yang mengabadikannya melalui ponsel masing-masing. Adanya juga panitia langsung bergerak cepat ikut serta membantu proses pemasangan banner peralihan antara konferensi ke acara pelantikan.

Bapak bupati ini luar biasa, saya bangga sekali. Sejak awal saya sudah merasakan di Pamekasan ini nuansanya itu beda. Ketika bapak bupati datang beda, beliau ini peka terhadap situasi, kalau melihat sesuatu ingin segera. Saya kira, itu luar biasa,” kata Ketua PWI Jawa Timur, Lutfi Hakim mengawali sambutannya.

Pihaknya ikut bangga atas cara kepemimpinan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam yang berbaur dan tidak merasa lebih besar dari orang lain.

“Saya keliling kemana-mana pak bupati, yang namanya PWI itu formal, di Pamekasan ini luar biasa. Ini mungkin cermin dari bupatinya yang tidak selalu merasa besar dan merasa sama dengan teman-teman semua,” tandasnya.

Baca Juga : Selain Peduli, Memuliakan Orang yang Lebih Tua Sikap yang Tak Berubah Dari Bupati Tamam

Baca Juga : Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung, Bupati Pamekasan Terobos Hujan

Baca Juga : Tingkatkan Kompetensi Menuju Zona Kompetitif, Bupati Pamekasan Beri ASN Beasiswa Studi S2

Orang nomor satu di Kab  Pamekasan tersebut mengaku senang bisa menghadiri acara PWI yang penuh kekeluargaan. Termasuk dalam menyusun kepengurusan periode 2022-2025. Atmosfer positif tersebut senantiasa harus dibangun menciptakan situasa yang merajut kesetiakawanan, bukan justru meretakkan kesetiakawanan itu.

“Saya senang sekali bisa hadir dalam acara ini, izin mas Lutfi (Ketua PWI Jatim,red), saya ini kadang tidak protokoler. Ya datang, duduk, gitu aja sudah. Saya senang hadir dalam acara yang nuansasnya ini tidak formal banget, karena formal itu kadang-kadang datang pegang mic, assalamualaikum, muqoddimahnya panjang, yang disampaikan pendek,” katanya disambut tawa peserta yang hadir dalam acara tersebut.

Bupati berharap, kepengurusan PWI Pamekasan mampu menyajikan informasi yang edukatif, dan menepis informasi hoax yang marak terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan