Hisbul Wathan, Titik Suryati dan Ramli Disebut Sebagai Jin Hitam Pemkab Penuh Skandal

Foto: Kurniadi SH

SUMENEP, Detikzone.net- Pasca demonstrasi Akbar jilid II terkait Sengketa Pilkades Matanair yang disuarakan Aliansi Rakyat Menggugat pada Senin pagi untuk meruqyah Kantor Pemkab Sumenep yang disertai penanaman pohon Bidara untuk mengusir 3 Jin yang diduga merusak tatanan Pemkab kini sudah menemui titik terang.

Hal itu dibuktikan dengan pernyataan eksklusif dari pemilik istana Hantu kepada Detikzone.net melalui telepon seluler pada hari Rabu. 12/01/2021.

Setelah Aliansi Rakyat Menggugat menggelar aksi demo ruqyah dan menaburi daun Bidara di Pemkab Sumenep ternyata ada 3 Jin yang muncul ke permukaan yang meracuni pemikiran Bupati Achmad Fauzi. Sehingga beliau tersesat dan menyesatkan,” kata Kurniadi SH, selaku kuasa Hukum Kepala desa yang belum jua terlantik yakni Ahmad Rasidi.

Baca JugaBismillah Melayani Tak Melayani, Ribuan Rakyat Akan Kembali Serbu Pemkab Nyatakan Perang Urat Syaraf

Baca Juga : Kacau Balau, Ribuan Pendemo Jilid II Akan Ruqyah Pemkab Sumenep Untuk Berlaku Adil

Baca Juga : Demo Akbar Akan Kembali Menggelegar di Pemkab Sumenep, ARM: Jangan Harap Mereka Tidur Nyenyak

Baca Juga : Breaking News, Pemkab Sumenep Kembali Didemo, ARM Soroti 3 Peran Manusia yang Serupai Jin

Kurniadi menyebut, Ketiga jin tersebut adalah jin hitam yang terdiri dari satu perempuan dan dua laki- laki.

Jin yang perempuan namanya titik Suryati, kemudian Jin Ramli dan Jin Hisbul Wathan,” jelas Lawyer Kurniadi.

Secara terang- terangan, Kurniadi mengatakan bahwa ketiganya adalah tokoh yang penuh skandal dan tidak layak ada di Pemerintahan Kabupaten Sumenep karena sudah memberi energi negatif.

Baca JugaProyek Plengsengan Roboh di Tanjungori Tak Ada Perbaikan, Aktivis Bawean Janji ke Pengadilan

Baca Juga : Sebut Bupati Sumenep Boneka, Orator Aksi Juga Ancam Reinkarnasi Revolusi 1998

Baca Juga : Tahta Kades Matanair Memanas Hingga Demo Pemkab, Kurniadi SH Sentil Bupati

Mereka adalah tokoh skandalus. Kok masih ada di posisi itu? Kan aneh,” beber Kurniadi.

Lawyer yang dijuluki kecil- kecil cabe rawit ini juga berharap kepada Bupati Sumenep agar orang- orang yang meracuni pemikirannya segera disingkirkan.

Demi menjaga marwah Bupati sendiri terhadap rakyat Kabupaten Sumenep, ketiganya ini tidak layak dan bagi saya adalah Jin Hitam. Jika Bupati tidak ingin ikut hitam, maka singkirkan orang- orang seperti itu,” pungkasnya.

Andai saja kata Kurniadi, ketiganya tidak meracuni Bupati Sumenep, Ahmad Rasidi pasti dilantik.

Saya ulangi bahwa Jin Ramli, Jin Hisbul Wathan, Jin Titik Suryati adalah Jin Hitam yang mempengaruhi Bupati Sumenep untuk memperlambat pelantikan Ahmad Rasidi,” tukasnya.

Sementara itu,  salah seorang dari ‘Aliansi Rakyat Menggugat’ ketika dimintai komentarnya terkait harapannya kedepan, pihaknya  menegaskan bahwa selama Ahmad Rasidi belum dilantik menjadi  Kepala desa, selama itu pula dirinya akan berjuang.

Pelantikan Ahmad Rasidi adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Jika dalam waktu seminggu belum ada keputusan dari Bupati Sumenep, jangan salahkan aksi- aksi kami kedepan,” tandasnya.