Bertahun-Tahun Pelayanan PLN Rayon Ambunten Buruk dan Dikeluhkan Warga

SUMENEP, Detikzone.net- Bertahun- tahun tak kunjung ada perbaikan, Warga Dusun Taroh RT 005 RW 004, Desa Ambunten Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan pelayanan buruk PT. PLN (Persero) Cabang Ambunten. Senin, 10/01/2022.

Pasalnya, tegangan listrik dari jalur travo 83 yang mengalir ke sejumlah rumah warga yang ada di Dusun tersebut tidak stabil, sehingga banyak barang elektronik warga setempat yang rusak.

Baca JugaBreaking News, Pemkab Sumenep Kembali Didemo, ARM Soroti 3 Peran Manusia yang Serupai Jin

Baca Juga : Sebut Bupati Sumenep Boneka, Orator Aksi Juga Ancam Reinkarnasi Revolusi 1998

Baca Juga : Demo Akbar Akan Kembali Menggelegar di Pemkab Sumenep, ARM: Jangan Harap Mereka Tidur Nyenyak

Menurut keterangan beberapa warga di Dusun Taroh, tegangan voltase dirumahnya selalu naik turun.

Disini kalau di waktu pagi, voltase hanya 130 volt namun siang sampai malam 170volt,” ungkap salah seorang warga yang namannya enggan di Publis kepada Detikzone.net.

Sementara itu, Ketua RT 005 juga menyampaikan, pihaknya bersama warga sudah pernah mendatangi Kantor Rayon PLN Cabang Ambunten pada 2019 silam

Saya bersama warga sudah pernah mendatangi kantor rayon PLN cabang Ambunten pada tahun 2019 guna menyampaikan hal yang dialami masyarakat terkait voltase yang tidak stabil,” katanya.

Baca JugaTahta Kades Matanair Memanas Hingga Demo Pemkab, Kurniadi SH Sentil Bupati

Baca Juga : Kacau Balau, Ribuan Pendemo Jilid II Akan Ruqyah Pemkab Sumenep Untuk Berlaku Adil

Pada saat itu, kata dia, ada tiga permohonan yang diajukan ke pihak PLN.

Pertama, memohon untuk ditambah lagi satu travo di pertengahan dusun Taroh, karena bagian ujung – ujung jalur keadaan voltase sangat dron. Dan kedua, jika permohonan pertama tidak bisa di penuhi karena konsumen tidak mencukupi untuk ditambah travo, maka travo yang ada agar dipindah ke pertengahan Dusun Taroh, karena di bagian yang dekat dari travo voltase normal dan stabil,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, “Jika permohonan kedua tidak bisa di penuhi, maka harapan yang ketiga, kami juga meminta agar kabel dari jalur travo 83  agar diganti yang lebih besar, karena kabel yang dipakai di jalur travo 83 sangat kecil. Sehingga sering terjadinya kabel putus karena panas,” imbuhnya.

Lebih jauh dirinya menerangkan, bahwa
Pada 2020 dirinya kembali mendatangi kantor PLN rayon Ambunten melalui Sekretaris LSM PERAKI untuk konfirmasi terkait laporan 2019.

Namun Manager mekanik menjawab kabel belum sampai bahkan hingga sampai saat ini,  belum ada tindak lanjut dari pihak PLN,” jelasnya.

Mewakili masyarakat dusun Taroh, pihaknya berharap agar pihak PLN Rayon Ambunten bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.

Harapan saya kepada pihak PLN rayon Ambunten, agar secepatnya masalah ini di tindaklanjuti. Kasian warga RT 005 yang sering mengeluh karena barang elektronik seperti Tv, Kulkas, Carger HP sering rusak,” pungkas ketua RT dusun Taroh, Desa Ambunten Barat, Kecamatan Ambunten.

Hingga berita ini dipublikasikan, Detikzone.net kesulitan untuk menghubungi pihak PLN Rayon Ambunten.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan