Cegah Abrasi, Kapolsek Kangean Ajak Masyarakat Jaga Pesisir

Foto: Kapolsek Agus Sugito ketika memimpin patroli seputar pantai di wilayah hukumnya

SUMENEP, Detikzone.net- Demi mengantisipasi terjadinya kerusakan lingkungan dan abrasi, Kapolsek Kangean Bersama Forkopimka melarang kepada masyarakat untuk melakukan penambangan pasir di Pesisir pantai. Kamis, 06/01/2022.

Hal itu dibuktikan dengan adanya banner larangan yang sudah terpampang di empat lokasi penambangan yaitu di pantai Desa Pabian, desa Angon-Angon, Desa Kalikatak, Desa bilis-bilis Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.

Pada saat memimpin patroli di seputar pesisir, Kapolsek IPTU Agus Sugito SH. MH menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar jangan menambang pasir di bibir pantai karena dilarang dan akan merusak lingkungan.

Kami tidak akan segan-segan untuk menindak tegas bagi siapa saja yang melakukan penambangan secara illegal,” ujar Kapolsek.

Kapolsek berpangkat Iptu ini juga memberikan ultimamatum keras kepada semua penambang pasir tanpa terkecuali agar segera menghentikan aktivitasnya.

Apabila mereka masih melakukan penambangan liar itu akan kita tindak tegas sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sekedar diketahui, lanjut Agus, bahwa tindakan merusak lingkungan seperti penambang pasir, bisa dijerat UU Nomor 27 Tahun 2007 tentang pengelolaan Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Dalam pasal 73 ayat 1 huruf d disebutkan barang siapa yang melakukan penambangan pasir sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 huruf i dipidana dengan penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 10 (sepuh) tahun dan denda paling sedikit 2 (dua) Miliar dan paling banyak 10 (sepuluh) Miliar rupiah,” jelasnya.

Menurutnya, tidak ada alasan untuk masyarakat atau penambang untuk tidak mengindahkan aturan hukum yang ada.

Hal itu kami lakukan demi mencegah abrasi Laut dan pengrusakan lingkungan secara nyata,” tutupnya.

Tak lupa dirinya juga mengajak semua masyarakat agar cinta lingkungan dengan tetap menjaga kawasan pesisir.

Semua ini untuk kebaikan kita semua, dan demi kebaikan lingkungan agar tidak terjadi abrasi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan