Kerja keras Tidak Akan Menghianati Hasil, Pamekasan Kembali Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Inovatif

Foto: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Pamekasan, Detikzone.net- Kerja keras tidak akan menghianati hasil, begitupun keinginan keras Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam demi mewujudkan Kabupaten Pamekasan menjadi sebuah Kabupaten yang maju, inovatif dan mandiri.

Dibawah kepemimpinannya, Kabupaten Bumi Santri Pamekasan, Madura, Jawa Timur banyak mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kali ini datang dari  Kementerian Dalam Negeri yang menobatkan Pamekasan sebagai Kabupaten inovatif dalam ajang Innovative Goverment Award (IGA) 2021. Jumat, 31/12/2021.

Pamekasan masuk rangking 53 dari 233 kabupaten inovatif di seluruh Indonesia dengan perolehan skor 54.35. Dalam ajang tersebut pemerintah pusat menilai provinsi dan kabupaten/kota dengan beberapa kategori, meliputi kategori sangat inovatif, inovatif, kurang inovatif, dan kategori tidak inovatif.

 

Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 002.6-5848 tahun 2021 tentang indeks inovasi daerah provinsi, kabupaten dan kota tahun 2021 tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian tertanggal 23 Desember 2021 di Jakarta.

Indeks inovasi daerah itu sesuai pasal 24 ayat (4) peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah. Penilaian terhadap daerah di seluruh Indonesia telah dilakukan terhadap laporan penerapan inovasi daerah.

Orang nomor satu di Bumi santri Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan terimakasihnya kepada semua elemen masyarakat, terutama jajaran aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

Program yang telah dicanangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) seluruhnya bermuara untuk kepentingan masyarakat dengan inovasi program yang berbeda dengan sebelumnya.

Suami Nayla Tamam itu memberikan komitmennya untuk bekerja keras dan kerja cepat agar kabupaten yang dipimpinnya mampu berdaya saing dengan kabupaten/kota maju lainnya di Indonesia. Sebab, kepemimpinan di era revolusi industri harus cepat agar daerahnya bisa berdaya saing.

Salah satu program inovatif Pemkab Pamekasan di bawah kepemimpinan Baddrut Tamam adalah Wirausaha Baru (WUB), program ini memberikan pelatihan gratis kepada masyarakat sesuai pelatihan yang diinginkannya. Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan alat produksi secara gratis dengan menggandeng corporate social responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan.

Tidak hanya itu, Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan modal dengan bunga satu persen selama satu tahun, hingga fasilitasi pemasaran baik online maupun offline. Pemasaran offline Pemkab Pamekasan telah membangun sembilan warung milik rakyat (Wamira) Mart di tahun 2021 yang tersebar di beberapa kecamatan.

Targetnya, tahun 2022 semua desa telah berdiri Wamira Mart dimaksud guna melancarkan penjualan produk WUB. Sementara pemasaran online bekerja sama dengan beberapa star up, serta kerja sama pelatihan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Di bidang pendidikan, ada program beasiswa santri dengan kategori santri tidak mampu, santri berprestasi, dan santri penghafal alqur an. Santri tersebut mendapat uang saku Rp 500 ribu perbulan. Kemudian, beasiswa kedokteran untuk masyarakat tidak mampu, kerja sama dengan Polda Jawa Timur untuk fasilitasi warga miskin yang ingin menjadi polisi, serta beberapa program lainnya.

Terimakasih saya sampaikan kepada jajaran ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan yang telah melaksanakan program dengan baik, serta terimakasih atas dukungan dari masyarakat,” tukas Bupati Baddrut Tamam.

Bupati vioner juga berjanji akan senantiasa berinovasi untuk membawa Kabupaten Pamekasan Rajja, Bajra tor Parjuga dengan spirit Pamekasan Hebat.

 

Tinggalkan Balasan