Gelar Pelantikan di Dua Tempat, Bupati Pamekasan Minta ASN Jangan Berleyeh-Leyeh

Foto: Bupati Baddrut Tamam pada saat memimpin Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Pemkab Pamekasan. Rabu, Rabu, 29/12/2021.

Pamekasan, Detikzone.net- Dalam satu hati dan di dua tempat berbeda,  Bupati  Baddrut Tamam melantik dan mengambil sumpah pejabat Pemkab Pamekasan. Pertama di Area Pasar 17 Agustus Jalan Pintu Gerbang terhadap 65 pejabat eselon II, dan kedua pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap pejabat pengawas di Taman Makam Pahlawan, Jalan Panglegur, Pamekasan. Rabu (29/12/2021).

Di lokasi kedua, Bupati Tamam mengingatkan the dream team kepada para pejabat yang dilantik untuk bersama-sama mewujudkan program  yang telah dicanangkan bersama demi terwujudnya Pamekasan yang berdaya saing dengan kabupaten maju lainnya di Indonesia.

Baca Juga : Selain Tawarkan Banyak Solusi, KIHT Pamekasan Juga Tingkatkan Harga Jual Tembakau

Baca Juga : Wajib Taat, Bupati Baddrut Tamam Minta ASN Jangan Langgar Aturan Apalagi Membangkang

Baca Juga: Tunaikan Aspirasi Masyarakat, Puskesmas Pembantu Diresmikan Sang Bupati di Pagerungan

Foto: Bupati Baddrut Tamam

Menurut Bupati, Jabatan bukanlah tolok ukur seseorang menjadi terhormat, sebab yang menjadikan pejabat terhormat adalah kerja keras, kerja ikhlas terhadap kemajuan bangsa dan negara.

Kita ini satu kesatuan, saya sering menyebutnya the dream team, tim impian untuk Pamekasan hebat. Tidak usah merasa terhormat karena menjadi ini, dan tidak usah merasa hina karena ini. Kita ini satu,” tandasnya.

Pihaknya akan kontrak kerja dengan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) pada tahun 2022 atas program yang akan dilaksanakan. Tentunya, kontrak kerja tersebut  ada beberapa syarat mutlak yang harus dicapai dan konsekuensinya adalah jabatan.

Baca Juga : Bupati Sumenep Sematkan Penghargaan Satya Lencana Kepada 250 ASN

Baca Juga : Komitmen Dengan Pimpinan OPD, Bupati Tamam: Jabatan Mereka Taruhannya

Saya tinggal pegang raport kerja, ini kapan diselesaikan, ini kapan diselesaikan. Dan jika tidak selesai, kepala OPD siap menjadi staf, dalam konteks ini saya tidak main-main,” tegasnya.

Revolusi industri dan pandemi covid-19 menuntut aparatur sipil negara bekerja keras dan bekerja cepat, jangan sampai berleyeh-leyeh dalam bekerja tanpa target yang jelas. Target kerja itu tentunya harus dilaksanakan secara bersama dalam sebuah tim di pemerintahan.

Saya sering katakan, jangan harap kita akan mendapatkan hasil luar biasa, kalau kerja kita biasa-biasa. Kenapa saya letakkan pelantikan ini di makam pahlawan, biar arwah pahlawan kita menyaksikan bahwa penerus perjuanganmu para pahlawan akan bekerja sungguh-sungguh,” tandasnya.

Suami dari Nayla Tamam ini berharap, aparatur sipil negara (ASN) yang telah dilantik mampu melaksanakan tugasnya dengan baik demi kemajuan bangsa dan negara. Jangan sampai berleyeh leyeh dalam bekerja, karena telah disumpah atas nama bangsa dan negara.

Ayo kita bergandengan tangan, jadikan kabupaten ini berdaya saing dengan kabupaten maju di Indonesia. Tidak karena kita dilihat pimpinan, tapi Allah tahu apa yang kita kerja, dan apa yang ada di dalam hati kita,” pungkasnya.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan