Buruan Kunjungi, Destinasi Wisata Terkini Pulau Cina Pulau Konservasi

Gresik, Detikzone.net- Pandangan mata dunia  saat ini mulai terpana ke Pulau Cina. Pulau mungil yang secara geografis dan administratif masuk ke wilayah Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik Jawa Timur ini banyak mendapat perhatian publik.

Beberapa hal yang menjadi daya tarik dari pulau ini salah satu di antaranya karena faktor kealamannya yang masih natural atau asli.

Jenis flora dan fauna yang dijumpai di sana berupa tumbuhan dan hewan langka. Beberapa pakar botani yang datang berkunjung ke Pulau Cina masih melakukan proses identifikasi terhadap jenis tumbuhan yang hidup merimbun di sana.

Sisi lain yang menjadi daya tarik pulau ini terlihat dari berbagai jenis satwa yang hampir punah keberadaannya. Beberapa jenis fauna yang dijumpai di Pulau Cina teridentifikasi berdasarkan laporan dari BKSDA berupa Rusa Bawean (baca, Bawean: manjhengan) dengan nama Latinnya Axis Kuhlii, Babi Kutil (baca, Bawean: celeng) dengan nama Latin Susverrucocus blouchi, dan Elang Bawean (baca, Bawean: Kalekoy) dengan nama Latinnya Spilornis baweanus. Ketiga jenis fauna langka tersebut mendapat perlindungan dan penjagaan dari BKSDA secara proteksionis super ketat. Setiap pengunjung yang datang berwisata ke Pulau Cina berada dalam pengawasan BKSDA bersama aparatur desa setempat.

Saat ini, beberapa fasilitas wisata yang sudah dimiliki oleh Pulau Cina antara lain; spot mangrove berupa rimbunan dahan pohon bakau dengan genangan air pantainya yang jernih, spot selfie yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga pengunjung dapat mengabadikan momen indah saat berkunjung ke sana.

Pengunjung yang gemar berjelajah di dasar laut pantai Pulau Cina disediakan spot snorkeling dan spot diving atau penyelaman. Berbagai jenis ikan dan terumbu karang dapat diterawang dari kedalaman tertentu. Ikan Dugong atau jenis ikan duyung, penyu, ikan nemo, ikan paus, serta lumba-lumba dapat dicandai lewat kedua spot tersebut dijumpai di dasar air pantainya.

Pengunjung yang miliki hobi melakukan penjelajahan dapat menikmati fasilitas spot adventure disertai spot fishing atau berjelajah sambil mancing. Fasilitas lain yang juga dikembangkan di Pulau Cina berupa kegiatan tracking atau penelitian, serta pendidikan (edukasi). Saat matahari hendak tenggelam di ufuk langit paling barat disediakan spot sunset atau matahari terbenam.

Pengelolah destinasi Pulau Cena atau pulau sebagai wahana konservasi alam ini sudah banyak belajar dari destinasi pendahulunya yang kerap menyisahkan persoalan dalam hal status tanah. Status tanah Pulau Cena merupakan aset Desa Telukjatidawang yang dibuktikan dengan bukti autentik berupa butik-an/Liter C. Bila kelak destinasi ini berkembang pesat maka sudah tidak ada lagi pihak yang menggugat atau menggandoli keberadaan status tanahnya seperti yang terjadi pada objek wisata lainnya.

Persoalan inilah yang sudah diperhitungkan secara matang oleh pihak pengelolah di desa terbarat dari Pulau Bawean ini.

Fasilitas lain yang menjadi keunikan dari destinasi Pulau Cena berupa “Dhurung” Baca Kekesekan/Sesekan atau Pondok Baca Pesisir. Di “dhurung” inilah para pengunjung dapat berselancar lewat buku bacaan terkait dengan kelengkapan objek wisata. Keaneka ragaman hayati dan seluk-beluk kealamannya dapat ditemukan lewat wahana ini.

Selamat berkunjung!

Tinggalkan Balasan