Pamit Memancing, Nur Hazim Gayam Ditemukan Tewas Mengambang

Foto: Korban yang ditemukan mengambang ( Semoga husnol Khotimah )

SUMENEP, Detikzone.net- Beberapa minggu terakhir, mayat mengambang di laut kerap kali ditemukan warga kepulauan. Setelah sebelumnya mayat tanpa kepala dan tak beridentitas ditemukan mengambang di laut Masalima, kali ini mayat seorang pemuda ditemukan mengambang tengkurap di bawah Dermaga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. Sabtu, 25/212/2021.

Mayat tersebut berjenis kelamin laki- laki dan diketahui bernama Nur Hazim Afif warga kecamatan setempat yang beralamat di Dusun Wakduwak, Desa Pancor, Kecamatan Gayam.

Baca Juga : KIHT Pamekasan Didirikan, Sejumlah Pabrik Rokok yang Bermitra Akan Disubsidi

Baca Juga : Silaturrahmi Sekaligus Serap Aspirasi, Menkopolhukam Kunjungi Pemkab Sampang

Baca Juga : Wujud Toleransi Beragama, Tim Gabungan Polres Sumenep Amankan Ibadah Natal

Informasi yang didapat media ini dari Kepolisian menyebutkan bahwa sebelum mayat korban ditemukan, korban sempat berpamitan kepada istrinya untuk pergi memancing.

Korban sempat pamit kepada istrinya untuk pergi memancing ke dermaga sekitar pukul 12.30 wib. Namun setelah pukul 14.00 mayatnya ditemukan mengambang,” ucap dia. 

Widi juga mengatakan bahwa Mayat tersebut pertama kali ditemukan pada Sabtu sore pukul 16.00 wib oleh warga setempat bernama Zainur Rahman.

Pada saat itu, Zainur Rahman ( saksi) ada di dermaga dan melihat sebuah mayat terapung,” imbuh Widi.

Mengetahui hal itu, Zainur Rahman kemudian melaporkan ke Polsek Sapudi agar segera meluncur ke TKP.

Kemudian personel Polsek Sapudi mendatangi TKP dan selanjutnya korban sdr. Nur Hazim Afif di evaluasi ke Puskesmas Gayam untuk dilakukan otopsi namun pihak keluarga korban keberatan untuk dilakukan otopsi dan meminta korban untuk langsung dibawa ke rumah keluarga,” jelasnya.

Dalam hal ini, lanjut Widi, pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban sebagai musibah dan takdir dari Tuhan.

Keluarga juga menyatakan tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun yang mana pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani pihak keluarga,” tandas Widi.

Tinggalkan Balasan