Wacana Madura Jadi Provinsi, Begini Penjelasan Bupati H Slamet Junaidi

Foto: Bupati Sampang , H.Slamet Junaidi ketikamenjadi pembicara pada acara Talkshow HUT Tribun Madura.

SAMPANG, Detikzone.net- Orang nomor satu di Kabupaten Sampang, H. Slamet Junaidi menyatakan dukungannya atas rencana pembentukan Provinsi Madura. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Sampang saat menjadi pembicara pada kegiatan Talkshow HUT Tribun Madura ke 3. Jum’at (17/11/2021).

Bupati juga mendukung kinerja Panitia Nasional Persiapan Pembentukan Provinsi Madura untuk membentuk pemerintahan provinsi di Pulau Garam.

Acara itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Ketua Panitia Nasional Persiapan Pembentukan Provinsi Madura Achmad Zaini, Rektor Universitas Trunojoyo Madura Muh Syarif serta Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Bupati Pamekasan Badrut Tamam dan dimoderatori Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra.

Sangat sepakat jika Madura melakukan pemekaran wilayah menjadi Provinsi,” katanya.

Untuk mencapai hal tersebut, lanjut dia, seluruh pihak harus bergandengan tangan mengkonkritkan tujuan awal, melengkapi persyaratan yang harus dipenuhi.

Apa yang kita lakukan jangan sampai hanya menjadi wacana, saya lihat kalau tidak ada sinergi penyamaan persepsi antara Bupati tokoh agama dan masyarakat dan akademisi sangat mustahil menjadi provinsi, ini harus diperkuat bersama,” ungkap Bupati.

Lebih jauh dirinya menegaskan, agar bisa menjadi provinsi, syarat minimal adalah harus ada lima daerah berupa kabupaten/kota sesuai isi UU 23/2014 tentang Daerah Otonomi Baru dan PP Nomor 78/2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Daerah.

Baca Juga : Wabup Sampang Hadiri Muscab IX PPP

Baca Juga : Nataru di Depan Mata, Kapolres Sumenep Memimpin Pengecekan Gereja

Baca Juga : Wakil Bupati Sampang Hadiri Pertemuan Ulama Se-Madura di PP Annuqayyah

Salah satu syarat untuk membentuk provinsi baru adalah memiliki minimal lima kabupaten atau kota. Sementara saat ini di ada empat kabupaten sehingga perlu adanya pemekaran salah satu kabupaten yang ada,” kata dia.

Baca Juga :Sudah Siapkah Madura Jadi Provinsi? Ini Kata Bupati Baddrut Tamam

Baca Juga : Bupati Pamekasan Ajak Perajin Batik Lakukan Terobosan Inovatif Untuk Menembus Pasar Global

Baca Juga : Agar Ekonomi Masyarakat Bangkit, Pemkab Pamekasan Sukses Latih Ribuan Calon Pengusaha Baru

Menurutnya,  Madura memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam melimpah mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan hingga di Sumenep.

Pengeboran Migas, Pelabuhan hingga Bandara, Madura memiliki itu semua, kami sepakat Madura jika menjadi Provinsi bukan berkonotasi negatif namun agar ada kesetaraan dari berbagai sektor,” imbuh Bupati Idi.

Dirinya mengajak para pihak agar welcome terhadap para investor yang hendak masuk ke Madura dan membranding agar tidak memiliki sudut pandang jelek.

Peran media juga sangat penting, bagaimana agar informasi yang positif terblow up ke publik agar investor tidak sungkan untuk masuk ke Madura,” tuturnya.

Tak lupa pula dirinya mengajak seluruh pihak agar merampungkan kekurangan apa yang menjadi regulasi agar terpenuhi syarat terbentuknya Provinsi Madura.

Tinggalkan Balasan