Tahlilan Nenek Samina Dipadati Jamaah, Kades Paberasan Sampaikan Mator Sakalangkong

Foto: Acara tahlil tujuh harinya nenek Samina yang dipadati sanak famili dan warga Paberasan, Kecamatan Kota.

SUMENEP, Detikzone.net – Wafatnya nenek Samina binti Subena warga desa Peberasan Sumenep, sudah memasuki hari ketujuh pada malam ini. SENIN (20/12/2021).

Kendati keadaan dalam cuaca gerimis, namun antusias sanak famili bahkan warga setempat menunjukkan kekompakan dan respek luar biasa terhadap budaya turun temurun di bumi Sumenep, Madura.

Baca Juga : Dari Rakyat Untuk Rakyat, Dandim Sumenep Serahkan Kunci RTLH Lansia

Baca Juga : Harga Garam dan Tembakau Dikeluhkan, BASSRA Gelar Pertemuan

Baca Juga : Bupati Sumenep Sematkan Penghargaan Satya Lencana Kepada 250 ASN

Desa yang dipimpin oleh Kades Rachman Saleh SE ini selalu menunjukkan keguyuban dan kekompakan ketika ada salah satu warga yang mengalami musibah maupun kegiatan-kegiatan lainnya.

Seperti biasa acara tahlilan di awali dengan surat Al-fatihah yang ditujukan kepada nenek Samina binti Subena dan dilanjutkan dengan tahlil.

Pembacaan tahlil bersama dipimpin oleh KH. Sahrawi dan berlangsung dengan khusyuk. Kemudian ditutup denganpembacaan doa oleh KH. Rahmawi SPd.

Rachman Saleh SE, selaku Kepala desa Paberasan, Kecamatan kota Sumenep, dalam sambutannya menyampaikan syukurnya dan tak lupa pula mengungkapkan terima kasih kepada sanak famili dan warga yang telah memadati acara tujuh hatinya nenek Samina.

Allhamdulilah Wassyukurillah. Saya atas nama sohibul musibah (tuan rumah, Saleman) menyampaikan banyak terimakasih atas waktunya kepada sanak keluarga kerabat dan tetangga yang telah sudi meluangkan waktunya untuk memberikan dan menyambungkan doa kepada arwah nenek Samina binti Subena. Semoga Almarhumah diberikan tempat yang layak disisi Allah SWT,” tutur dia dalam acara tahlil bersama.

Kepala desa Rachman Saleh yang mewakili tuan rumah menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada jamaah tahlil apabila tempat dan hidangan kurang berkenan.

Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika dari awal hingga akhir tahlilan kurang berkenan dihati jamaah tahlil. Sekali lagi, atas nama tuan rumah, Saleman mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tandas Kades Paberasan yang juga adik kandung ketua AKD kabupaten Sumenep Miskun Legiyono.